Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Persebaya vs Persita: Bernardo Tavares Ungkap Bahaya Transisi Cepat Lawan

Andy Satria • Jumat, 3 April 2026 | 20:48 WIB
Pelatih Persebaya Bernardo Tavares saat jumpa pers pra pertandingan./Andy Satria
Pelatih Persebaya Bernardo Tavares saat jumpa pers pra pertandingan./Andy Satria

Persebaya Waspadai Serangan Balik Persita, Bernardo Tavares Minta Bonek Penuhi GBT

RADAR SURABAYA – Persebaya Surabaya mewaspadai kekuatan transisi cepat Persita Tangerang jelang laga pekan ke-26 BRI Super League di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Sabtu (4/4) malam.

Pelatih Persebaya, Bernardo Tavares, menilai Persita merupakan tim dengan kualitas merata dan berbahaya, terutama saat melakukan serangan balik serta memanfaatkan bola mati.

“Persita merupakan tim dengan kualitas pemain yang merata dan berbahaya dalam berbagai skema permainan, terutama saat melakukan transisi menyerang dan bola mati.

 Mereka sangat agresif saat kehilangan bola dan cepat melakukan transisi menyerang,” ujar Bernardo dalam konferensi pers prapertandingan.

Baca Juga: LavAni Libas Garuda Jaya 3-0 di Final Four Proliga 2026, Modal Kuat Menuju Grand Final

Persita Datang dengan Percaya Diri Tinggi

Bernardo menyebut para pemain Persita memiliki kemampuan mencetak gol dari berbagai situasi, mulai dari tendangan jarak jauh hingga penyelesaian akhir di kotak penalti.

Karena itu, ia menegaskan timnya tidak akan hanya fokus pada pemain tertentu, melainkan mengantisipasi kekuatan Persita secara keseluruhan.

Menurutnya, Persita datang dengan modal kepercayaan diri tinggi usai meraih hasil positif di laga sebelumnya. Kondisi ini membuat pertandingan diprediksi berlangsung terbuka.

Persebaya Dihantam Cedera Pemain

Meski tampil di kandang, kondisi Persebaya belum sepenuhnya ideal. Sejumlah pemain masih dibekap cedera usai kekalahan telak pada pertandingan sebelumnya.

Bernardo mengakui beberapa pemain kemungkinan tetap diturunkan meski belum dalam kondisi terbaik.

“Banyak pemain yang mungkin bermain, tetapi belum 100 persen. Kami berharap tim medis bisa membantu,” katanya.

Situasi ini membuat persaingan internal tim menurun. Namun, di sisi lain, peluang terbuka bagi pemain muda untuk unjuk kemampuan.

Baca Juga: Tak Hanya Rumah Pompa, Ini Strategi Baru Cak Eri Tangani Banjir di Surabaya

Dukungan Bonek Jadi Kunci

Bernardo juga menekankan pentingnya dukungan suporter dalam laga kandang ini. Ia berharap Bonek dan Bonita memenuhi Stadion GBT untuk meningkatkan motivasi pemain.

“Di momen sulit seperti ini, kami butuh Bonek dan Bonita untuk datang dan mendukung tim,” ujarnya.

Jefferson Silva Optimistis Raih Tiga Poin

Sementara itu, pemain asing Persebaya, Jefferson Silva, menyatakan optimisme tinggi timnya jelang pertandingan.

Ia menilai kondisi fisik pemain kini semakin baik setelah menjalani program latihan intensif pasca-Ramadan.

“Pelatih telah memberikan menu latihan yang baik dan kami fokus pada strategi menghadapi Persita,” kata Jefferson.

Menurutnya, cedera beberapa pemain tidak mengurangi kekuatan tim karena Persebaya memiliki kedalaman skuad yang cukup serta kekompakan yang tetap terjaga.

Dengan persiapan yang matang, Persebaya menargetkan kemenangan untuk menjaga peluang di sisa kompetisi.

“Ekspektasi kami tinggi dan kami pasti akan mengamankan tiga poin,” tegas pemain asal Brasil tersebut.(sam) 

 

 

Editor : Rahmat Adhy Kurniawan
#Super League 2025/2026 #Bernardo Tavares #Bonek #persebaya #Persebaya vs Persita