RADAR SURABAYA - Aliran Sungai Kedungpeluk di Kecamatan Candi kini kembali mengalir normal. Setelah sempat tersendat akibat proyek pembangunan rumah pompa. Air dari wilayah Desa Kedungbanteng, Kecamatan Tanggulangin, hingga Desa Kedungpeluk, Kecamatan Candi, Sidoarjo, sudah bisa melintas tanpa hambatan.
Meski demikian, rumah pompa yang dibangun untuk mengatasi banjir langganan di kawasan tersebut belum difungsikan. Dinas terkait masih melakukan uji aliran tanpa pompa sebelum pengoperasian dijadwalkan pekan depan.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Bina Marga, dan Sumber Daya Air (PUBMSDA) Sidoarjo Muhammad Makhmud memastikan bahwa aliran air sudah dibuka sejak beberapa hari lalu.
“Sudah mulai Jumat tempo hari sudah dibuka dan dialiri air dari selatan,” ujar Makhmud, Kamis (26/2).
Menurutnya, saat ini pihaknya masih melakukan tahap uji coba awal tanpa mengoperasikan pompa. Langkah tersebut dilakukan untuk melihat dampak aliran normal terhadap wilayah yang selama ini kerap terdampak banjir, khususnya Kedungbanteng dan sekitarnya.
“Masih trayel diuji coba tanpa pompa, minggu depan baru pakai pompa. Untuk evaluasi tanpa pompa dan dengan pompa dampaknya kita lihat nanti,” jelasnya.
Sebagai informasi, pembangunan dam dan rumah pompa di Kedungpeluk diproyeksikan untuk mengalihkan debit air menuju Sungai Mbah Gepuk. Skema ini diharapkan mampu mengurangi beban aliran di titik-titik rawan genangan, terutama saat intensitas hujan tinggi.
Pemkab Sidoarjo menargetkan, setelah uji coba dengan pompa dilakukan, efektivitas sistem pengendalian banjir di wilayah Kecamatan Tanggulangin dan Kecamatan Candi dapat dievaluasi secara menyeluruh sebelum dioperasikan secara optimal. (dik/vga)
Editor : Vega Dwi Arista