RADAR SURABAYA - Tahanan Polrestabes Surabaya terkait kasus pencurian perhiasan emas akhirnya dilimpahkan ke Rutan Perempuan Kelas II A Surabaya, di Porong, Sidoarjo. Empat warga negara asing (WNA) ini menjalani tes kesehatan hingga tes urine kehamilan sebelum ditempatkan ke dalam tahanan.
Empat WNA tersebut, R dan YSM yang merupakan warga negara Pakistan, serta MRYM dan FR, warga negara Yordania. Dalam tes tersebut keempatnya dinyatakan sehat dan hasil tes urine kehamilan semuanya dinyatakan negatif.
Kepala Rutan Perempuan Surabaya, Yuyun Nurliana, menegaskan bahwa pelayanan yang diberikan tidak hanya berfokus pada keamanan, tetapi juga penghormatan terhadap hak dasar tahanan.
“Setiap proses penerimaan dilaksanakan secara profesional dengan mengedepankan prinsip humanis. Kami memastikan hak dasar, termasuk kesehatan dan keselamatan tahanan terpenuhi sejak awal mereka berada di rutan," kata Yuyun, Kamis (5/2).
Petugas memastikan seluruh dokumen administrasi lengkap sebelum para tahanan memasuki tahapan pemeriksaan lanjutan. Selain pengamanan, Rutan Perempuan Surabaya menaruh perhatian besar pada kesehatan tahanan baru sebagai bagian dari pelayanan dasar.
Keempat WNA menjalani medical check up berupa pemeriksaan tekanan darah dan tes urine kehamilan untuk memastikan kondisi kesehatan secara menyeluruh. Hasil pemeriksaan menyatakan seluruh tahanan dalam kondisi sehat dan hasil tes urine kehamilan negatif.(sur/gun)
Editor : Guntur Irianto