Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

869 Pelajar Bersaing dalam Profest 2018 di Bumi Shalawat

Lambertus Hurek • Sabtu, 6 Januari 2018 | 03:21 WIB
869 Pelajar Bersaing dalam Profest 2018 di Bumi Shalawat
869 Pelajar Bersaing dalam Profest 2018 di Bumi Shalawat



Bupati Sidoarjo Saiful Ilah membuka kompetisi antar-pelajar Progresif Festival (Profest) 2018, Kamis (4/1). Dalam kompetisi yang bertajuk Goes to East Java tersebut diikuti pelajar SD/MI dan SMP/MTs baik negeri maupun swasta se-Jawa Timur. 


Total ada 869 pelajar yang terdiri dari 522 pelajar SD/MI dan 347 pelajar SMP/MTs yang bertanding. Mereka akan beradu kemampuan dalam olimpiade matematika dan IPA serta lomba story telling atau mendongeng dalam bahasa Inggris.


Bupati Saiful Ilah mengatakan, Profest 2018 merupakan salah satu kegiatan yang dapat mendukung pembangunan penyelenggaraan pendidikan di Sidoarjo. Ia berharap kegiatan tersebut dapat dijadikan wadah bagi pelajar untuk mengukur prestasinya. 


“Juga agar pelajar dapat terus termotivasi untuk berprestasi lebih baik," katanya.  


Dalam pembukaan acara yang yang digelar sekolah progresif Bumi Shalawat Desa Lebo Kecamatan Sidoarjo ini, juga dihadiri Wakil Bupati Nur Ahmad Syaifuddin, Ketua DPRD Sidoarjo Sullamul Hadi Nurmawan.


Sementara itu pimpinan Pondok Pesantren Bumi Shalawat KH Agus Ali Masyhuri atau yang biasa dipanggil Gus Ali mengatakan ada empat tolak ukur kemajuan suatu negara. Yakni kualitas pendidikan, minat baca masyarakat, jumlah perpustakaan dan jumlah toko buku. 


Diungkapkan, untuk menjadikan suatu negara maju, keempat hal tersebut menjadi skala prioritas untuk mendorong peningkatan. "Agar menjadi bangsa yang maju, bangsa yang mempunyai peradaban tinggi, dan menjadi kiblat dunia," ujarnya.


Ia pun mengajak semua pihak untuk berbenah dan menata pendidikan. Hal tersebut dapat diawali dari diri sendiri. Menurut dia, kualitas pendidikan adalah investasi masa depan. (nis/jee)


Editor : Lambertus Hurek