Pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (pilkades) di Sidoarjo yang dilaksanakan serentak pada Maret 2018 akan menggunakan e-voting. Dengan sistem pemilihan online ini, diharapkan bisa lebih efektif dan mencegah adanya kecurangan.
Berdasar data yang dihimpun, baru 13 desa yang siap melaksanakan pilkades e-voting. Yakni, Bligo (Candi), Sidomulyo (Buduran), Keret (Krembung), Kupang (Jabon), Barengkrajan (Krian), dan Mojorangagung (Wonoayu). Selain itu Klantingsari (Tarik), Waruberon (Balongbendo), Kletek (Taman), Panjunan (Sukodono), Semambung (Gedangan), Kepuhkiriman (Waru), serta Pulungan (Sedati).
Namun menurut anggota Komisi A DPRD Sidoarjo H Kusman, pilkades e-voting belum ada kesiapan. “Sampai saat ini Perbup tentang hal ini belum selesai. Hal ini jelas terlihat adanya ketidaksiapan,” katanya.
Kusman mengaku khawatir jika tidak juga segera turun Perbup, maka akan menimbulkan kekacauan. “Tetap bisa dilaksanakan, hanya saja malah terkesan amburadul,” ujarnya.
Labih lanjut menurut Kusman, pilkades e-voting ini sudah sangat efektif meskipun harga alatnya sangat mahal. “Namun yang terpenting adalah kesiapan dari Pemkab Sidoarjo untuk menyelenggarakan pilkades model ini,” tegas dia.
Sementara itu, dari sisi pelaksanaan pilkades, sistem e-voting akan mempercepat pelaksanaan penghitungan suara. Ketua Panitia Pilkades Bligo, Imam Wahyudi mengaku sangat senang dengan adanya pilkades e-voting ini. “Proses pelaksanaanya juga praktis. Namun memang alatnya alatnya agak mahal yakni Rp 39.500.000 satu set,” katanya kepada Radar Sidoarjo, Kamis (21/12).
Menurutnya, dipilihnya Desa Bligo sebagai salah satu daerah pilkades e-voting lantaran pada pilkades sebelumnya antusiasme masyarakat untuk melakukan pemilihan hingga 98 persen. Imam mengaku pihaknya sudah melakukan persiapan untuk pilkades 25 Maret 2017 mendatang. Seperti pembentukan tatib dan pembukaan calon kades mulai 23- 31 Desember. “Jumlah warga Desa Bligo yang mempunyai hak pilih mencapai 4.650 orang. Ini bisa berkembang kalau ada pemilih pemula,” ujarnya. (mus/jee)
Editor : Lambertus Hurek