Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Pelaku Perampokan di Buduran Belum Terungkap

Lambertus Hurek • Jumat, 25 Agustus 2017 | 15:28 WIB
Photo
Photo

BUDURAN-Dugaan perampokan di rumah dr Slamet Hariadi Djazuli Sp.P (K), warga Desa Buduran, Kecamatan Buduran, masih teka-teki. Polisi belum menangkap pelakunya yang berujung pada dibacoknya kepala dr Slamet dengan celurit.


Kasatreskrim Polresta Sidoarjo Kompol Muhammad Harris mengatakan dalam kejadian Selasa (22/8) dini hari itu, ada dua pelaku. Korban sempat berkelahi dengan dua pelaku itu dan berujung dibacoknya kepala korban bagian belakang. Namun dari kejadian itu, polisi telah mengamankan tas milik pelaku, sebilah celurit, jaket dan pisau dapur.


“Kami masih dalami motif pelaku yang diduga berjumlah dua orang ini,” katanya.


Ia menjelaskan kejadian ini belum bisa dikatakan perampokan. Alasannya, unsur-unsur perampokan tidak ditemukan. Tidak ada barang korban yang hilang atau dicuri. 


Ditambahkannya, dr Slamet yang merupakan saksi kunci kasus ini juga belum bisa dimintai keterangan karena ia menjalani perawatan di rumah sakit. “Korban bertemu langsung dan mengetahui siapa pelakunya. Nanti setelah kami mintai keterangan, semoga ada titik terang siapa pelakunya,” jelas Harris.


Selain memintai keterangan korban, ia juga akan mencari petunjuk dari barang bukti yang didapat di lokasi yang diduga milik pelaku. Salah satunya adalah tas yang diduga milik pelaku. Tas tersebut diduga tertinggal saat mereka kabur. 


“Isinya tas tersebut sikat gigi dan pasta gigi. Tapi kami masih dalami lewat bukti-bukti yang kami temukan, salah satunya senjata tajam yang dibawa kedua pelaku untuk melukai korban,” tambahnya.


Mengenai adanya keterkaitan dengan orang dalam, pihak kepolisian tidak berani menduga-duga. Menurutnya, kejadian seperti ini jarang terjadi di Sidoarjo. “Semua tindakan pelaku seolah-olah sudah direncanakan. Jadi kami akan lakukan penyelidikan dulu,” pungkasnya. (gun/jee) 


Editor : Lambertus Hurek