Real Madrid vs Inter Milan: Chivu Ungkap Inter Milan Makin Berkembang Jelang Hadapi Real Madrid

Rahmat Adhy Kurniawan • Dipublikasikan Selasa, 8 September 2026 | 08:11 WIB
Cristian Chivu optimistis Inter Milan terus berkembang. (Football Italia)
Cristian Chivu optimistis Inter Milan terus berkembang. (Football Italia)

RADAR SURABAYA – Pelatih Inter Milan, Cristian Chivu, menegaskan ambisi besar timnya menjelang duel Real Madrid vs Inter Milan pada matchday pertama Liga Champions.

Nerazzurri bertekad tampil berani dan menciptakan sejarah baru di Stadion Santiago Bernabeu.

Inter akan menghadapi ujian berat saat bertandang ke markas Real Madrid. Laga tersebut juga memiliki nilai emosional bagi Chivu karena ia pernah menjadi bagian dari skuad Inter yang dilatih Jose Mourinho ketika meraih treble pada 2010.

Kini, Mourinho berada di kubu Real Madrid. Sementara Chivu akan memimpin Inter dalam musim keduanya sebagai pelatih kepala di Liga Champions.

Chivu Ingin Inter Tulis Sejarah Baru

Chivu menegaskan Inter tidak datang ke Madrid hanya untuk bertahan atau bernostalgia dengan kesuksesan masa lalu.

“Kami memiliki kewajiban untuk menulis lembaran-lembaran penting dalam sejarah klub ini,” ujar Chivu dalam konferensi pers jelang pertandingan.

Baca Juga: Superkomputer Opta Bongkar Favorit Juara Liga Champions, PSG Bukan Teratas

Menurut Chivu, Inter telah membangun standar tinggi dalam beberapa tahun terakhir. Karena itu, skuad saat ini memiliki tanggung jawab untuk melanjutkan pencapaian tersebut.

“Dalam beberapa tahun terakhir, klub ini telah mencapai standar yang penting dan kami harus menulis halaman-halaman baru dalam sejarahnya,” katanya.

Chivu juga mengaku memiliki kenangan khusus dengan Santiago Bernabeu. Menurut dia, stadion tersebut kini semakin modern dan menjadi tempat yang istimewa bagi pemain untuk bertanding.

Inter Tak Akan Ubah Identitas Lawan Real Madrid

Inter memiliki catatan kurang baik ketika bermain di Santiago Bernabeu. Nerazzurri disebut sudah sekitar 60 tahun tidak meraih kemenangan di markas Real Madrid.

Namun, statistik tersebut tidak membuat Chivu berniat mengubah pendekatan timnya.

“Bermain di Bernabeu tidak pernah mudah bagi siapa pun. Sudah 60 tahun sejak Inter menang di sini,” kata Chivu.

“Kami akan melakukan yang terbaik, tetapi tanpa mengubah siapa diri kami. Kami ingin dominan, ingin menunjukkan bahwa kami telah berkembang.”

Chivu menyadari tidak ada formula sempurna untuk menghadapi Real Madrid. Karena itu, ia meminta para pemainnya tetap percaya terhadap identitas permainan Inter.

Chivu Tegaskan Tidak Meniru Filosofi Mourinho

Hubungan Chivu dengan Mourinho membuat pertemuan Real Madrid vs Inter semakin menarik. Chivu merupakan salah satu pemain penting dalam skuad Inter yang dibawa Mourinho meraih treble pada 2010.

Meski demikian, Chivu menegaskan filosofi kepelatihannya tidak sekadar meniru Mourinho.

Baca Juga: Banyak Gunung Erupsi, Fraksi PDIP DPRD Jatim Minta Pemprov Memetakan Prioritas Bencana

“Saya tidak pernah meniru siapa pun. Saya memiliki gagasan sendiri mengenai sepak bola,” ujar Chivu.

Ia menjelaskan, filosofi tersebut terbentuk sejak masih menjadi pemain hingga menjalani pengalaman di sektor pembinaan pemain muda.

Bagi Chivu, Mourinho tetap merupakan sosok penting dalam perjalanan kariernya.

“Mourinho adalah sosok yang sangat spesial bagi saya. Bertemu dengannya merupakan sebuah keberuntungan. Dia membantu saya melewati masa tersulit dalam hidup saya dan saya tidak akan pernah melupakannya,” tutur Chivu.

Inter Butuh 16 Poin untuk Delapan Besar

Selain membahas Real Madrid, Chivu juga menyinggung persaingan dalam format Liga Champions. Menurutnya, Inter harus mengumpulkan poin sebanyak mungkin untuk mengamankan posisi di delapan besar.

“Dibutuhkan 16 poin. Lima belas poin tidak cukup,” ujar Chivu.

Meski demikian, ia meminta pemain Inter tidak terobsesi dengan target poin dalam pertandingan tertentu.

Inter memiliki pengalaman tampil di fase akhir Liga Champions dalam beberapa musim terakhir.

Namun, Chivu mengingatkan bahwa kemenangan di kompetisi tersebut tidak pernah mudah.

“Liga Champions sangat kejam. Bahkan tim yang memenanginya harus melewati berbagai momen sulit dan membutuhkan sedikit keberuntungan,” katanya.

Chivu Tak Mau Bandingkan Inter Saat Ini dengan Era Mourinho

Chivu juga menolak membandingkan Inter saat ini dengan tim yang memenangkan Liga Champions pada 2010.

Menurutnya, setiap generasi memiliki karakter dan tantangan masing-masing. Inter saat ini juga memiliki ambisi untuk menciptakan sejarah sendiri.

“Saya tidak pernah membandingkan tim yang berbeda atau periode yang berbeda,” katanya.

“Tim ini sedang berusaha meraih sesuatu dan sudah melakukan banyak hal indah. Ini adalah kelompok pemain hebat yang juga ingin menulis lembaran sejarah mereka sendiri.”

Inter telah mencapai dua final dalam beberapa tahun terakhir, meski gagal menjadi juara.

Chivu menilai pencapaian tersebut menunjukkan kualitas Nerazzurri di level Eropa.

Chivu Yakin Mourinho Sukses di Real Madrid

Menariknya, Chivu juga memberikan penilaian positif terhadap Mourinho yang kini menangani Real Madrid.

Menurut Chivu, awal perjalanan Mourinho bersama Los Blancos cukup baik meski Real Madrid baru saja menelan kekalahan.

“Awal musim tidak pernah sederhana dan sekarang masih terlalu dini untuk menilai,” ujar Chivu.

Ia menilai Mourinho memiliki pengalaman serta kemampuan untuk beradaptasi dengan cepat.

“Dia sangat bagus dalam beradaptasi dengan cepat terhadap realitas yang diwakilinya dan menyampaikan gagasan serta mentalitasnya,” kata Chivu.

“Dia adalah seorang pemenang, tanpa keraguan. Dia tahu bagaimana menyampaikan hal-hal tertentu pada momen yang tepat.”

Chivu bahkan yakin Mourinho mampu membawa Real Madrid menjalani musim yang bagus.

“Saya yakin Real Madrid akan menjalani musim yang hebat,” ujarnya.

Real Madrid vs Inter, Ujian Besar di Liga Champions

Pertandingan Real Madrid vs Inter Milan bukan hanya mempertemukan dua klub besar Eropa.

Laga ini juga mempertemukan kembali Mourinho dengan Chivu, dua sosok yang pernah menjadi bagian dari sejarah emas Inter pada 2010.

Namun, bagi Chivu, nostalgia bukan fokus utama. Inter datang ke Santiago Bernabéu dengan target menunjukkan perkembangan mereka.

Nerazzurri ingin membuktikan bahwa mereka masih mampu bersaing di level tertinggi Eropa dan, seperti ditegaskan Chivu, menulis lembaran baru dalam sejarah klub.(rak) 

 

 

 

Editor : Rahmat Adhy Kurniawan
Sumber : Football Italia
Liga Champions 2026/2027 real madrid vs inter milan cristian chivu inter milan jose mourinho