Kylian Mbappe Jadi Target Rencana Penculikan, Geng Prancis Sasar 26 Tokoh Kaya

Rahmat Adhy Kurniawan • Dipublikasikan Kamis, 3 September 2026 | 04:14 WIB
Kylian Mbappe termasuk salah satu dari 26 orang kaya yang menjadi sasaran dalam rencana penculikan di Prancis. (Dailymail)
Kylian Mbappe termasuk salah satu dari 26 orang kaya yang menjadi sasaran dalam rencana penculikan di Prancis. (Dailymail)

RADAR SURABAYA – Bintang Real Madrid, Kylian Mbappe, disebut menjadi salah satu target dalam rencana penculikan yang diduga disusun sebuah geng di Prancis.

Otoritas Prancis mengungkap bahwa kelompok tersebut menargetkan sedikitnya 26 tokoh terkenal dan orang kaya.

Informasi mengenai rencana penculikan Kylian Mbappe tersebut dilaporkan surat kabar Prancis, Le Parisien.

Selain pesepak bola, daftar target disebut mencakup rapper, pengusaha, hingga tokoh dari kalangan bisnis.

Kasus tersebut diduga melibatkan seorang pemuda berusia 18 tahun yang disebut bernama Clement L.

 Ia diduga menjadi pemimpin geng yang berada di balik rencana tersebut.

Pemimpin Geng Sudah Ditahan

Clement L sebelumnya telah ditahan terkait kasus perampokan bersenjata. Ia disebut menjadi salah satu dari dua orang yang diduga terlibat dalam serangan terhadap seorang pembuat jam di Paris.

Baca Juga: Ekspor Jatim Juli 2026 Turun 9,15 Persen, Neraca Dagang Defisit US$3,44 Miliar

Ia juga diketahui telah menjalani tahanan praperadilan dalam perkara prostitusi dan perampokan terorganisasi.

Meski berada di dalam penjara, Clement L diduga masih mengendalikan aktivitas kelompoknya.

Ia disebut menggunakan dua telepon seluler untuk berkomunikasi dan memberikan perintah melalui Snapchat dengan nama samaran Lester Z.

Petugas penjara kemudian menyita kedua telepon tersebut. Dari perangkat itu, penyidik menemukan informasi mengenai sejumlah calon target.

Alamat Mbappe Ditemukan di Telepon Seluler

Sumber yang dekat dengan penyelidikan mengatakan kepada Le Parisien bahwa alamat 26 orang kaya ditemukan di dalam telepon seluler yang disita.

Kylian Mbappe1 disebut berada dalam daftar tersebut. Selain pemain Real Madrid itu, terdapat seorang pengusaha asal China, sejumlah pengusaha perhiasan, serta pedagang daging asal Turki.

Sumber tersebut menyebut terdapat indikasi bahwa kelompok itu juga berencana menyasar seorang rapper dan Mbappe.

Baca Juga: Sebabkan Dua Korban Tewas, Empat Komplotan Jambret Sadis di Surabaya dan Sidoarjo Ditangkap

Temuan tersebut menjadi bagian penting dalam penyelidikan terhadap dugaan rencana penculikan yang dilakukan kelompok kriminal tersebut.

Tersangka Bantah sebagai Dalang

Saat menjalani pemeriksaan, remaja tersebut membantah dirinya sebagai dalang utama rencana penculikan. Ia juga meminta agar dikeluarkan dari sel isolasi.

Clement L disebut telah putus sekolah ketika sedang mengikuti pendidikan kejuruan di bidang memasak.

Kepada penyidik, ia mengaku ingin kembali melanjutkan pendidikan dan bercita-cita menjadi koki.

Namun, permintaan tersebut tidak dikabulkan. Ia tetap ditempatkan di sel isolasi selama penyelidikan kasus berlangsung.

Sementara itu, Kylian Mbappe hingga laporan tersebut ditulis belum memberikan pernyataan terkait dugaan dirinya menjadi target penculikan.

Penyelidikan otoritas Prancis masih berlangsung untuk mengungkap sejauh mana rencana tersebut telah dipersiapkan serta siapa saja pihak yang terlibat di dalamnya.(rak) 

Editor : Rahmat Adhy Kurniawan
Sumber : Dailymail.co.uk
real madrid kylian mbappe penculikan