RADAR SURABAYA - Krisis di tubuh Real Madrid semakin memanas menjelang laga krusial El Clasico kontra FC Barcelona.
Gelandang andalan mereka, Federico Valverde, bahkan harus dilarikan ke rumah sakit setelah terlibat bentrokan dengan rekan setimnya, Aurelien Tchouameni.
Insiden tersebut terjadi dalam sesi latihan Real Madrid di Valdebebas pada Kamis (7/5/2026) waktu setempat.
Ketegangan di ruang ganti Los Blancos disebut sudah memuncak dalam beberapa pekan terakhir akibat performa tim yang terus menurun.
Menurut laporan media Spanyol, Valverde dan Tchouaméni sebelumnya sudah terlibat adu mulut saat latihan sehari sebelumnya.
Baca Juga: Freiburg Ukir Sejarah! Singkirkan Braga dan Tantang Aston Villa di Final Liga Europa
Pertikaian kemudian berlanjut hingga ke ruang ganti sebelum akhirnya dilerai pemain lain.
Namun, konflik belum berakhir. Pada latihan Kamis pagi, Valverde disebut menolak berjabat tangan dengan Tchouaméni dan menuduh sang gelandang Prancis membocorkan pertengkaran mereka kepada media.
Tchouaméni membantah tuduhan tersebut, tetapi situasi semakin panas. Adu fisik pun tidak terhindarkan hingga Valverde terjatuh dan kepalanya membentur sudut meja.
Akibat insiden itu, pemain timnas Uruguay tersebut mengalami luka robek di kepala dan harus mendapatkan jahitan di rumah sakit terdekat.
Real Madrid Buka Proses Disipliner
Pihak klub langsung bergerak cepat dengan menggelar rapat darurat bersama para pemain dan staf pelatih. Real Madrid juga resmi membuka proses disipliner terhadap kedua pemain.
Dalam pernyataan resminya, klub memastikan investigasi internal sedang berlangsung.
“Real Madrid mengonfirmasi telah membuka proses disipliner terhadap Federico Valverde dan Aurélien Tchouaméni setelah insiden dalam sesi latihan tim utama,” tulis pernyataan klub.
Baca Juga: Crystal Palace vs Rayo Vallecano di Final Liga Conference 2026, The Eagles Ukir Sejarah Eropa
Departemen medis klub juga mengungkapkan bahwa Valverde mengalami trauma kepala ringan dan diwajibkan beristirahat selama 10 hingga 14 hari.
Kondisi tersebut membuat Valverde terancam absen dalam laga El Clasico akhir pekan ini, pertandingan yang bisa menentukan gelar juara La Liga musim 2025/2026.
Valverde Bantah Terjadi Baku Hantam
Melalui unggahan di Instagram, Valverde mencoba meluruskan kabar yang beredar. Ia membantah terjadi aksi saling pukul dengan Tchouaméni.
“Saya tidak memukul rekan setim saya dan dia juga tidak memukul saya. Situasi ini memang penuh emosi dan frustrasi karena kondisi tim saat ini,” tulis Valverde.
Ia juga meminta maaf kepada para pendukung Real Madrid atas situasi yang dinilai mencoreng citra klub.
“Saya sangat sedih karena Real Madrid adalah salah satu hal terpenting dalam hidup saya,” lanjutnya.
Ruang Ganti Madrid Disebut Terpecah
Masalah internal Real Madrid musim ini memang terus bermunculan. Sebelumnya, bek Antonio Rüdiger juga dikabarkan sempat berselisih dengan Álvaro Carreras.
Selain itu, Kylian Mbappé disebut pernah berdebat dengan staf pelatih, sementara Dani Ceballos dicoret dari skuad setelah konflik dengan pelatih Álvaro Arbeloa.
Situasi tersebut membuat suasana ruang ganti Madrid disebut semakin tidak kondusif.
Saat ini, Real Madrid tertinggal 11 poin dari Barcelona di klasemen sementara La Liga dengan empat pertandingan tersisa.
Jika kalah dalam El Clasico akhir pekan nanti, Barcelona dipastikan keluar sebagai juara liga musim ini.(rak)
Editor : Rahmat Adhy Kurniawan