RADAR SURABAYA – Nottingham Forest sukses mengamankan kemenangan tipis 1-0 atas Aston Villa pada leg pertama semifinal Europa League di Stadion The City Ground, Jumat (1/5) dini hari WIB.
Gol tunggal Chris Wood melalui titik putih menjadi pembeda dalam laga sengit sesama klub Premier League tersebut.
Gol Penalti Chris Wood Bawa Nottingham Forest Unggul
Pertandingan berlangsung dalam tensi tinggi sejak awal. Momen krusial terjadi di babak kedua ketika wasit João Pinheiro menunjuk titik putih usai tinjauan VAR.
Insiden bermula dari umpan silang Omari Hutchinson yang mengenai tangan Lucas Digne di area terlarang.
Chris Wood yang dipercaya sebagai eksekutor menjalankan tugasnya dengan sempurna, melepaskan tembakan keras yang tak mampu dihentikan Emiliano Martínez.
Gol tersebut membuat publik The City Ground bergemuruh dan menjadi satu-satunya pembeda hingga peluit panjang dibunyikan.
Aston Villa Gagal Maksimalkan Peluang
Aston Villa sejatinya memiliki sejumlah peluang emas, terutama melalui Ollie Watkins dan Morgan Rogers.
Namun, ketangguhan lini belakang Forest serta performa gemilang kiper membuat peluang-peluang tersebut gagal berbuah gol.
Kiper Emiliano Martínez juga sempat menjadi sorotan setelah melakukan penyelamatan krusial di babak pertama saat menggagalkan peluang Igor Jesus dari jarak dekat.
Sayangnya bagi tim tamu, cedera Amadou Onana di babak kedua semakin mengganggu keseimbangan permainan mereka di lini tengah.
Nottingham Forest Tampil Efektif dan Disiplin
Nottingham Forest tidak tampil dominan dalam penguasaan bola, namun sangat efektif dalam memanfaatkan peluang.
Organisasi pertahanan yang rapi dan transisi cepat menjadi kunci keberhasilan mereka meredam tekanan Aston Villa.
Baca Juga: Timnas U-17 Indonesia Bawa 3 Pemain Diaspora ke Piala Asia U-17 2026
Selain itu, disiplin lini belakang Forest membuat Villa frustrasi sepanjang pertandingan meski terus mencoba menekan di menit-menit akhir.
Modal Penting Menuju Leg Kedua
Kemenangan ini menjadi modal berharga bagi Nottingham Forest jelang leg kedua di markas Aston Villa.
Namun, keunggulan satu gol belum sepenuhnya aman mengingat kualitas dan kedalaman skuad Villa.
Aston Villa diprediksi akan tampil lebih agresif saat gantian bermain di kandang sendiri demi membalikkan keadaan dan menjaga asa ke partai final.
Laga semifinal Liga Europa ini menunjukkan betapa tipisnya margin antara dua tim Inggris yang sedang bersaing di level Eropa. Satu momen kesalahan di kotak penalti cukup untuk menentukan hasil akhir.
Dengan agregat masih terbuka, leg kedua dipastikan berlangsung panas dan sarat tensi tinggi dalam perebutan tiket final Liga Europa 2026.(rak)
Editor : Rahmat Adhy Kurniawan