RADAR SURABAYA - Tottenham Hotspur, yang baru saja bangkit dari kekalahan menyakitkan di Piala Super UEFA, siap memulai musim baru Liga Primer 2025-26 dengan penuh optimisme.
Mereka akan menjamu tim promosi, Burnley, di Tottenham Hotspur Stadium pada hari Sabtu. Pertandingan ini bukan sekadar laga pembuka biasa, melainkan duel antara tim yang haus gelar dan tim yang membawa rekor defensif luar biasa dari divisi Championship.
Preview Pertandingan: Ujian Berat bagi Lilywhites
Tottenham Hotspur arahan Thomas Frank baru saja menghadapi kekecewaan besar di Piala Super UEFA.
Meskipun berhasil menahan imbang juara Liga Champions, Paris Saint-Germain, dengan skor 2-2, mereka harus mengakui keunggulan lawan dalam adu penalti.
Gol dari Micky van de Ven dan Cristian Romero menunjukkan ketajaman lini belakang Spurs, namun kegagalan Van de Ven mengeksekusi penalti menjadi akhir pahit bagi mereka.
Kekalahan ini seolah menjadi pengingat bahwa jalan menuju trofi tidaklah mudah. Namun, ada banyak hal positif yang bisa diambil.
Berhadapan langsung dengan tim sekelas PSG menunjukkan bahwa skuad Spurs memiliki kualitas yang mumpuni.
Ini menjadi modal penting untuk memperbaiki posisi mereka yang finis di urutan ke-17 pada musim sebelumnya.
Secara historis, Spurs memiliki rekor yang apik saat menjamu tim promosi di pekan pembuka, dengan dua kemenangan dari dua kesempatan sebelumnya.
Namun, ada satu catatan buruk yang harus diwaspadai: mereka gagal mencatatkan clean sheet dalam 13 pertandingan Liga Primer berturut-turut, rekor terpanjang sejak 2010.
Lini pertahanan yang rapuh ini akan diuji oleh Burnley, tim yang dikenal sangat solid di belakang.
Di sisi lain, Burnley datang dengan reputasi sebagai benteng pertahanan yang tak tertembus.
Di bawah asuhan Scott Parker, mereka mencatatkan rekor fenomenal di Championship dengan hanya kebobolan 16 gol dari 46 pertandingan.
Mereka juga membukukan 30 clean sheet, sebuah pencapaian yang mencengangkan dalam sejarah liga Inggris.
Namun, ironisnya, mereka menjadi tim pertama yang meraih 100 poin tanpa menjuarai liga.
Tantangan bagi Burnley adalah membawa ketangguhan defensif itu ke level Liga Primer.
Rekor tandang mereka melawan tim-tim London Utara tidaklah mengesankan, dengan sembilan pertandingan terakhir tanpa kemenangan.
Pertahanan yang kokoh di kasta kedua belum tentu menjamin performa serupa di kasta tertinggi.
Berita Tim: Krisis Cedera Spurs dan Kekuatan Penuh Burnley.
Tottenham Hotspur dilanda badai cedera menjelang laga ini. Manajer Thomas Frank mengonfirmasi bahwa delapan pemain kunci akan absen, termasuk James Maddison (ACL), Radu Dragusin (ACL), dan Dejan Kulusevski (lutut).
Namun, kabar baik datang dari kembalinya Dominic Solanke dari cedera pergelangan kaki. Ia kemungkinan besar akan memimpin lini depan Spurs, yang akan kembali ke formasi menyerang andalan.
Sementara itu, Burnley berada dalam kondisi yang jauh lebih baik. Manajer Scott Parker menyebutkan bahwa skuadnya "cukup lengkap," meskipun ada beberapa pemain yang baru pulih dari cedera.
Pemain baru, Martin Dubravka, diharapkan bisa melakukan debutnya di bawah mistar gawang. Kyle Walker, yang merupakan juara Liga Champions dan mantan pemain Spurs, juga akan menjadi sorotan saat ia kembali ke markas lamanya.
Prediksi Pertandingan
Meskipun Tottenham dilanda kelelahan dan krisis cedera, kualitas individu mereka tetap tak bisa diremehkan.
Dengan kembalinya Solanke, lini serang Spurs akan memiliki daya gedor yang cukup untuk membongkar pertahanan Burnley.
Namun, mengingat ketangguhan pertahanan The Clarets, kemenangan Tottenham kemungkinan tidak akan datang dengan mudah.
Pertandingan ini diprediksi akan berjalan ketat dengan skor tipis. Spurs akan mendominasi penguasaan bola, tetapi mereka harus bekerja keras untuk menemukan celah. Burnley akan mengandalkan serangan balik cepat dan set-piece.
Prediksi Skor: Tottenham Hotspur 1-0 Burnley
Spurs akan mampu memanfaatkan momentum dari laga Piala Super UEFA dan mengamankan tiga poin pertama mereka, meskipun dengan perjuangan.
Kemenangan ini akan menjadi sinyal kuat bahwa Tottenham siap bangkit dan kembali bersaing di papan atas Liga Primer.(rak)
Editor : Rahmat Adhy Kurniawan