Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Denada Akui Ressa Sebagai Anak, Kuasa Hukum: Sudah Difasilitasi dan Disekolahkan

Nurista Purnamasari • Jumat, 30 Januari 2026 | 23:14 WIB
Perseteruan penyanyi Denada dengan Al Ressa Rizky Rosano memasuki babak baru dan kian memanas.
Perseteruan penyanyi Denada dengan Al Ressa Rizky Rosano memasuki babak baru dan kian memanas.

RADAR SURABAYA - Drama keluarga antara Ressa Rizky Rosano dan Denada masih belum berakhir. Masing-masing pihak menyatakan pembelaannya masing-masing.

Persidangan gugatan Ressa Rizky Rossano terhadap Denada masih terus berjalan di Pengadilan Negeri Banyuwangi.

Gugatan ini muncul karena Ressa merasa tidak diakui sebagai anak kandung. Bahkan keluarga yang merawat Ressa juga tidak mendapatkan perlakuan baik dari Denada dan almarhum ibunya, Emilia Contesa.

Namun, kuasa hukum Denada menegaskan bahwa kliennya selama ini bukan hanya mengakui Ressa sebagai anak, melainkan juga membiayai dan memfasilitasi kehidupannya.

Denada hingga kini belum memberikan klarifikasi secara langsung. Kuasa hukumnya, Muhammad Iqbal, menjelaskan alasan mengapa Denada memilih untuk tidak tampil di publik.

“Saat masa-masa kemarin itu kan masa mediasi. Seharusnya kita tenang, cooling down-lah intinya. Supaya nanti kita sambil berpikir introspeksi diri juga. Jangan membuat gaduh di podcast, di medsos apa semua, ya seharusnya ya jangan,” kata dikutip, Jumat (30/1).

Iqbal menambahkan, pihak Denada sengaja tidak mengeluarkan pernyataan selama masa mediasi demi menjaga suasana kondusif.

“Tujuannya itu ke arah sana. Namun, penggugat yang malah membuat gaduh, podcast sana-sini, ngomong gini-gini ndak sesuai fakta bagi kita,” sambungnya.

Menurut kuasa hukum Denada, persoalan keluarga ini bukan sekadar soal pengakuan anak. “Masalah anak ini bukan sekadar diakui atau tidak. Mbak Denada bahkan membiayai, memfasilitasi, dan menyekolahkan Mas Ressa. Namun, kok tiba-tiba ada gugatan ini, ya juga aneh,” ungkap Iqbal.

Ia menegaskan bahwa Denada telah memberikan kasih sayang dan fasilitas kepada Ressa meski jarak membuat mereka tidak selalu bersama.

“Bukan hanya sekadar mengakui, tapi juga dibiayai, disekolahkan, dikasih kasih sayang. Fasilitas juga diberikan,” tegasnya.

Iqbal juga menyinggung soal Ressa yang pernah bekerja sebagai sopir dengan gaji Rp 2,5 juta.
Menurutnya, hal itu bukan bentuk penelantaran, melainkan cara keluarga mendidik karakter anak agar tidak manja.

“Kita ambil segi positif ya, itu pendidikan supaya anak tidak manja. Gaji Rp 2,5 juta di Banyuwangi besar tuh. Supaya dia tidak manja cuma minta nodong ke orang tua kan ya ndak enak,” jelasnya.

Sebelumnya, dalam podcast Denny Sumargo, Ressa memaparkan secara gamblang bagaimana dirinya berharap pengakuan dari Denada.

Tak hanya itu, Ressa membeberkan bagaimana perlakukan dari Denada dan almarhum ibunya, bahkan sikap Denada kepada keluarga Ratih yang merawat Ressa selama ini. “Ressa cuma mau diakui. Soal duit Ressa bisa cari sendiri, Ressa bisa kerja,” ujarnya.

Hal senada diungkapkan Ratih, adik ipar Emilia Contesa yang merawat Ressa selama ini. Dirinya hanya ingin diperlakukan dengan baik, dihargai.

“Jangankan ditanya tante bagaimana kabarnya, nomor saya justru diblokir. Saya tidak mengharapkan apa-apa, selagi saya mampu saya akan usahakan untuk Ressa,” tuturnya. (hot/nur)

Editor : Nurista Purnamasari
#Ressa Rizky Rossano #pengakuan #denada #anak kandung #banyuwangi #ibu kandung