RADAR SURABAYA – Aktor Abidzar Al Ghifari menuai kontroversi dalam rangkaian promosi film Business Proposal.
Pernyataannya yang menyinggung penggemar drama Korea memicu reaksi keras, bahkan berujung pada pemboikotan film tersebut.
Abidzar, yang memerankan tokoh utama pria dalam film tersebut, mengungkapkan bahwa ia tidak menonton versi asli drama Korea maupun membaca webtoon-nya.
Alasannya, ia ingin membangun karakternya sendiri tanpa terpengaruh sumber aslinya.
Namun, pernyataan ini justru memicu kritik dari para penggemar yang menilai sikapnya tidak profesional.
Alih-alih meredam kritik, Abidzar justru memberikan respons yang semakin memperkeruh suasana. Ia menyebut para netizen yang mengkritiknya sebagai "fans rasis hingga fanatik."
Pernyataan ini memicu kemarahan lebih besar di kalangan penggemar, yang kemudian menyerukan boikot terhadap film tersebut.
Akibatnya, jumlah penonton film yang juga dibintangi oleh Ariel Tatum, Caitlin Halderman, dan Ardhito Pramono di hari pertama penayangan hanya mencapai sekitar 7.000-an.
Angka yang terbilang rendah untuk film yang diadaptasi dari kisah populer.
Kontroversi ini juga menyeret isu cancel culture, sebuah fenomena di mana seseorang atau kelompok diboikot karena pernyataan atau tindakan yang dianggap kontroversial.
Reaksi keras terhadap Abidzar menunjukkan bagaimana publik kini semakin kritis terhadap ucapan dan sikap figur publik, terutama yang terkait dengan industri hiburan. (*/nur)
Editor : Nurista Purnamasari