Konser Dewa 19 All Stars di Stadion GBK Ditunda hingga September 2025 Demi Timnas Indonesia, Begini Kronologinya

Jay Wijayanto • Dipublikasikan Rabu, 1 Januari 2025 | 04:46 WIB
Rencana konser Dewa 19 featuring All Stars yang mengundang personel Mr. BIG, Extreme dan pada 19 Januari 2025 di Stadion GBK Jakarta ditunda hingga September 2025.
Rencana konser Dewa 19 featuring All Stars yang mengundang personel Mr. BIG, Extreme dan pada 19 Januari 2025 di Stadion GBK Jakarta ditunda hingga September 2025.

RADAR SURABAYA – Konser Dewa 19 Featuring All Stars 2.0 yang semula dijadwalkan berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) pada Sabtu, 18 Januari 2025, resmi ditunda.

Penundaan ini dilakukan demi menjaga kondisi rumput stadion untuk mendukung laga Timnas Indonesia melawan Bahrain dalam lanjutan putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 yang akan berlangsung Maret mendatang.

Ahmad Dhani, salah satu personel Dewa 19 sekaligus Chairman PT. Dewa Sembilan Belas All Stars Promotor, mengungkapkan bahwa keputusan ini diambil setelah mendapat surat resmi dari Ketua Umum PSSI Erick Thohir.  

"Kami disurati oleh Ketum PSSI Bapak Erick Thohir, demi kesuksesan berlangsungnya pertandingan Indonesia melawan Bahrain bulan Maret, supaya rumputnya bagus, jadi Dewa 19 harus merelakan untuk mundur ke tanggal 6 September," ujar Ahmad Dhani dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (30/12).  

Erick Thohir sebelumnya telah memastikan bahwa laga Timnas Indonesia vs Bahrain akan digelar di SUGBK ** Selasa, 25 Maret 2025.

Demi menjaga kualitas rumput stadion, Ahmad Dhani menyatakan konser yang dijadwalkan pada 18 Januari 2025 harus ditunda.  

"Ini Piala Dunia, kita enggak boleh gagal. Enggak boleh gagal gara-gara konser Dewa 19 rumputnya rusak. Persiapannya harus benar-benar matang sehingga ditakutkan konser Dewa 19 tanggal 18 Januari merusak rumput dan lain-lain," kata Ahmad Dhani.  

Penundaan ini diumumkan secara resmi hanya 19 hari sebelum tanggal konser. Ahmad Dhani mengakui keputusan tersebut menimbulkan kerugian yang tidak sedikit.  

"Kerugiannya ada, lumayan, miliaran ada," ungkap pendiri Republik Cinta Management (RCM) itu.  

Meski demikian, Ahmad Dhani berharap para penggemar, terutama Baladewa dan Baladewi, dapat memahami keputusan ini.  

"Semoga Baladewa-Baladewi juga sama perasaannya terhadap kita untuk lebih mementingkan kepentingan nasional yaitu kepentingan daripada Timnas Indonesia untuk bisa berlaga di ajang Piala Dunia 2026," ujarnya.

Konser Dewa 19 Featuring All Stars 2.0 kini dijadwalkan ulang pada Sabtu, 6 September 2025. Keputusan ini juga mempertimbangkan jadwal para musisi tamu yang akan tampil bersama Dewa 19.

Para bintang rock dunia seperti John Waite (Bad English), Gary Cherone dan Nuno Bettencourt (Extreme), Eric Martin dan Billy Sheehan (Mr. Big), Ron Thal alias Bumblefoot, Dino Jelusick, serta Derek Sherinian telah sepakat dengan jadwal baru tersebut.  

"Mr. Big diwakili oleh Eric Martin dan Billy Sheehan, Nuno Bettencourt dan Gary Cherone dari Extreme, dan Bad English diwakili oleh John Waite. Akhirnya ketemu di jadwal tanggal 6 September," jelas Dhani.  

Selain itu, CEO PT. Dewa Sembilan Belas All Stars Promotor, Sugiresky, menyebut pemulihan rumput GBK juga menjadi faktor penentu jadwal baru.

Pertandingan sepak bola di SUGBK tidak hanya berlangsung pada Maret, tetapi juga Juni 2025. Jika tidak diadakan pada September, kemungkinan konser Dewa 19 baru bisa diadakan pada 2026.

Sebagai bentuk apresiasi, para penggemar yang telah membeli tiket sebelum Senin, 30 Desember 2024, akan mendapatkan jersey bola edisi spesial untuk mendukung Timnas Indonesia berlaga di GBK.  

Penjualan tiket konser sendiri telah dimulai sejak 30 September 2024, dan hingga kini tercatat 50 ribu tiket telah terjual atau sekitar 80 persen dari total kapasitas stadion.

Ahmad Dhani berharap dukungan Baladewa dan Baladewi terus mengalir meskipun konser harus tertunda. (aul/jay) 

Editor : Jay Wijayanto
Konser Dewa 19 All Stars 2 0 Mr big extreme