Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Erick Thohir Nilai Final Piala Dunia U-17 Capai Klimaks, Ajang Pembinaan Usia Dini

Rahmat Adhi Kurniawan • Senin, 4 Desember 2023 | 01:48 WIB
Ketua Panitia Piala Dunia U-17 yang juga Ketua Umum PSSI Erick Thohir. (ISTIMEWA)
Ketua Panitia Piala Dunia U-17 yang juga Ketua Umum PSSI Erick Thohir. (ISTIMEWA)

SOLO - Secara dramatis Jerman menjadi jawara Piala Dunia U-17 2023, usai menekuk Prancis lewat drama adu penalti 4-3 (2-2) di Stadion Manahan, Solo, Sabtu (2/11).

Ketua Umum PSSI, Erick Thohir mengaku terhibur menyaksikan duel sengit antar kedua tim Eropa itu.

Tim Ayam Jantan Muda sukses melakukan comeback di waktu normal untuk memaksakan adu tos-tosan. Sempat tertinggal 0-2, mereka sukses memaksakan skor imbang di waktu normal.

Namun, mental juara Jerman akhirnya membuktikan siapa yang layak menyandang juara dunia sepakbola FIFA kelompok umur under-17 tersebut.

Ketum PSSI Erick Thohir yang menyaksikan langsung laga final itu mengaku puas dan memuji penampilan kedua tim kiblat sepak bola dunia itu.

"Pertandingan yang benar-benar mendebarkan. Final yang klimaks. Prancis menunjukkan mentalitas tidak mengenal menyerah. Walau tertinggal mereka bisa mengejar skor untuk memaksakan pertandingan disudahi dengan adu penalti," kata Erick.

Pujian khusus diberikan pria yang juga menjabat sebagai Ketua LOC Piala Dunia U-17 tesebut kepada Jerman.

"Jerman pantas menjadi juara. Semenjak penyisihan grafik performa mereka terus menanjak. Mereka menyingkirkan tim kuat Spanyol dan Argentina sebelum akhirnya bersua Prancis di laga puncak," ujarnya.

Erick berharap tontonan seru duel final memberi pembelajaran bagi sepak bola Indonesia.

"Piala Dunia U-17 menjadi contoh pentingnya kita serius akan pembinaaan usia dini. Untuk membentuk timnas senior yang solid perlu ditopang pembinaan yang berkesinambungan. PSSI mendapat pelajaran banyak dari Piala Dunia U-17, tak hanya sebagai pengelola event, tapi juga pemikiran masa depan berkaitan dengan pembinaan," paparnya. (pps/rmt/rak)

 

Daftar Juara Piala Dunia U-17

1985 Tiongkok (host)
Juara: Nigeria Runner-up: Jerman Barat Peringkat Ketiga: Brasil

1987 Kanada (host)
Juara: Uni Soviet Runner-up: Nigeria Peringkat Ketiga: Pantai Gading

1989 Skotlandia (host)
Juara: Arab Saudi Runner-up: Skotlandia Peringkat Ketiga: Portugal

1991 Italia (host)
Juara: Ghana Runner-up: Spanyol Peringkat Ketiga: Argentina

1993 Jepang
Juara: Nigeria Runner-up: Ghana Peringkat Ketiga: Chili

1995 Ekuador (host)
Juara: Ghana Runner-up: Brasil Peringkat Ketiga: Argentina

1997 Mesir (host)
Juara: Brasil Runner-up: Ghana Peringkat Ketiga: Spanyol

1999 Selandia Baru (host)
Juara: Brasil Runner-up: Australia Peringkat Ketiga: Ghana

2001 Trinidad dan Tobago (host)
Juara: Prancis Runner-up: Nigeria Peringkat Ketiga: Burkina Faso

2003 Finlandia (host)
Juara: Brasil Runner-up: Spanyol Peringkat Ketiga: Argentina

2005 Peru (host)
Juara: Meksiko Runner-up: Brasil Peringkat Ketiga: Belanda

2007 Korea Selatan (host
Juara: Nigeria Runner-up: Spanyol Peringkat Ketiga: Jerman

2009 Nigeria (host)
Juara: Swiss Runner-up: Nigeria Peringkat Ketiga: Spanyol

2011 Meksiko (host)
Juara: Meksiko Runner-up: Uruguay Peringkat Ketiga: Jerman

2013 UEA (host)
Juara: Nigeria Runner-up: Meksiko Peringkat Ketiga: Swedia

2015 Chili (host)
Juara: Nigeria Runner-up: Mali Peringkat Ketiga: Belgia

2017 India (host) 
Juara: Inggris Runner-up: Spanyol Peringkat Ketiga: Brasil

2019 Brasil (host)
Juara: Brasil Runner-up: Meksiko Peringkat Ketiga: Prancis

2023 Indonesia (host)
Juara: Jerman Runner-up: Prancis Peringkat Ketiga: Mali

Juara Lebih dari 1 Kali

Nigeria 5 (1985, 1993, 2007, 2013, 2015))
Brasil 4 (1997, 1999, 2003, 2019)
Ghana 2 (1991, 1995)
Meksiko 2 (2005, 2011)

Juara Berdasarkan Konfederasi
CAF (7)
UEFA (5)
CONMEBOL (4)
CONCACAF (2)
AFC (1)

Editor : Jay Wijayanto
#ketum pssi #erick thohir #Piala Dunia U17 2023 #stadion manahan solo