Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Piala Dunia 2026 Selebriti Sidoarjo Surabaya Surabayapedia Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Pelatih Maroko Mohamed Ouahbi Akui Kualitas Prancis Usai Tersingkir di Perempat Final Piala Dunia 2026

Rahmat Adhy Kurniawan • Jumat, 10 Juli 2026 | 09:59 WIB
Pelatih Maroko, Mohamed Ouahbi. (FIFA)
Pelatih Maroko, Mohamed Ouahbi. (FIFA)

RADAR SURABAYA– Pelatih Timnas Maroko, Mohamed Ouahbi, mengakui keunggulan kualitas individu para pemain Prancis setelah timnya kalah 0-2 pada laga perempat final Piala Dunia 2026 di Boston Stadium, Amerika Serikat, Jumat (10/7) pagi WIB. 

Maroko sempat memberikan perlawanan sengit dan mampu meredam serangan Les Bleus sepanjang babak pertama.

Namun, gol Kylian Mbappe dan Ousmane Dembele pada babak kedua memastikan langkah Singa Atlas terhenti di delapan besar.

Ouahbi menilai timnya sudah berjuang maksimal menghadapi salah satu kandidat kuat juara dunia.

 Menurut dia, kualitas individu para pemain Prancis menjadi pembeda dalam pertandingan tersebut.

 "Kami harus mengakui bahwa kami menghadapi lawan yang sangat bagus. Kami sangat kesulitan pada babak pertama, dan penyelamatan penalti Bounou membuat kami tetap bertahan dalam pertandingan.

Baca Juga: Kylian Mbappe Pimpin Klasemen Sepatu Emas Piala Dunia 2026, Ungguli Lionel Messi Berkat Assist

Pada babak kedua kami bertahan lebih baik dan lebih tenang saat menguasai bola. Pada akhirnya, itu ditentukan oleh aksi individu luar biasa dari Mbappe," kata Ouahbi, dikutip dari laman FIFA.

Pelatih berusia 48 tahun itu mengaku kecewa dengan hasil yang diraih anak asuhnya. Meski demikian, ia tetap mengapresiasi kerja keras tim yang tampil di tengah keterbatasan skuad.

Ouahbi menjelaskan, Maroko menghadapi berbagai kendala sepanjang turnamen, mulai dari badai cedera, absennya sejumlah pemain, hingga kelelahan akibat padatnya jadwal pertandingan.

Kondisi tersebut membuat pilihan pemain dari bangku cadangan menjadi sangat terbatas.

Meski gagal melangkah ke semifinal, Ouahbi optimistis masa depan sepak bola Maroko tetap cerah apabila proses pembinaan dan perkembangan tim terus berlanjut.

Ia menegaskan bahwa Maroko datang ke Piala Dunia 2026 dengan target meraih gelar juara.

Namun, timnya harus mengakui keunggulan salah satu kekuatan terbesar di sepak bola dunia.

 "Tentu kami ingin menang dan sudah melakukan segalanya, tetapi kami menghadapi lawan yang sangat sulit," ujarnya.

Ouahbi juga menekankan bahwa perjuangan Maroko di Piala Dunia tidak hanya membawa nama negaranya, tetapi juga menjadi inspirasi bagi masyarakat Maroko serta banyak pendukung dari Asia dan Afrika.

Menurutnya, pencapaian tim selama beberapa tahun terakhir menjadi fondasi penting untuk meraih prestasi yang lebih besar pada masa mendatang.

"Banyak orang melihat diri mereka pada tim ini, dan kami akan terus bekerja untuk memenangkan gelar di masa depan," tutur Ouahbi.

Kekalahan dari Prancis mengakhiri perjalanan impresif Maroko di Piala Dunia 2026.

Sementara itu, Les Bleus melaju ke babak semifinal dengan kepercayaan diri tinggi setelah kembali menunjukkan kualitas skuad bertabur bintang yang mereka miliki.(rak) 

 

 

Editor : Rahmat Adhy Kurniawan
#Mohamed Ouahbi #timnas maroko #Piala Dunia 2026