Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Piala Dunia 2026 Selebriti Sidoarjo Surabaya Surabayapedia Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Prancis vs Maroko: FIFA Tolak Banding Prancis, Kartu Kuning Michael Olise Tetap Berlaku Saat Lawan Maroko

Rahmat Adhy Kurniawan • Kamis, 9 Juli 2026 | 04:57 WIB
Michael Olise tidak bisa tampil di semifinal bila kena kartu kuning di laga lawan Maroko. (Bundesliga)
Michael Olise tidak bisa tampil di semifinal bila kena kartu kuning di laga lawan Maroko. (Bundesliga)

RADAR SURABAYA – Timnas Prancis mendapat kabar kurang menggembirakan menjelang laga perempat final Piala Dunia 2026 melawan Maroko. 

FIFA resmi menolak banding yang diajukan Federasi Sepak Bola Prancis terkait kartu kuning yang diterima Michael Olise saat menghadapi Paraguay pada babak 16 besar.

Pelatih Prancis, Didier Deschamps, mengonfirmasi keputusan tersebut dalam konferensi pers di Foxborough, Rabu (8/7), sehari sebelum Les Bleus menghadapi Maroko di Boston Stadium.

"Kartu kuning itu tidak berubah. Kami menerima pemberitahuan dari FIFA pagi ini bahwa keputusan tersebut tetap dipertahankan," ujar Deschamps dikutip dari Al Jazeera. 

Olise mendapat kartu kuning pada menit-menit akhir laga kontra Paraguay setelah bersitegang dengan gelandang Paraguay, Matias Galarza.

Tayangan ulang memperlihatkan kontak yang terjadi sangat minim. Pemain Bayern Munich itu hanya mengangkat jari telunjuk di depan bibirnya, tetapi Galarza terjatuh sambil mengklaim terkena pukulan di wajah.

Keputusan FIFA mempertahankan kartu kuning tersebut membuat Olise berada dalam situasi yang cukup riskan.

Baca Juga: Arthur Fery Ukir Sejarah, Singkirkan Flavio Cobolli dan Lolos ke Semifinal Wimbledon 2026

Apabila kembali menerima kartu kuning saat menghadapi Maroko, pemain berusia 24 tahun itu dipastikan harus menjalani skorsing dan absen pada laga semifinal apabila Prancis berhasil melaju.

 Calon lawan Les Bleus di semifinal adalah pemenang duel Spanyol kontra Belgia.

Selain Olise, dua pemain Prancis lainnya, Bradley Barcola dan Manu Kone, juga berada dalam ancaman skorsing setelah sama-sama mengoleksi kartu kuning saat melawan Paraguay.

Di sisi lain, Deschamps membawa kabar positif mengenai kondisi gelandang Aurelien Tchouameni.

Pemain Real Madrid itu mulai pulih dari cedera paha yang membuatnya absen pada pertandingan sebelumnya.

"Aurelien sudah membaik. Mungkin dia akan ikut berlatih hari ini, tetapi saya masih harus melihat kondisinya. Pemain lain semuanya tersedia," kata Deschamps.

Pelatih berusia 57 tahun tersebut juga enggan mempermasalahkan penunjukan wasit asal Argentina, Facundo Tello, untuk memimpin pertandingan Prancis melawan Maroko.

Penunjukan itu sempat menjadi sorotan karena rivalitas Prancis dan Argentina yang menguat sejak final Piala Dunia 2022.

Namun, Deschamps menegaskan dirinya tetap percaya kepada perangkat pertandingan.

"Tidak ada yang bisa saya lakukan terkait penunjukan wasit. Saya hanya berusaha menaruh kepercayaan kepada para ofisial.

Saya berharap Tuan Tello beserta asistennya memimpin pertandingan dengan baik. Lawan kami adalah Maroko, bukan wasit," tegasnya.

Baca Juga: Reece James Terancam Absen saat Inggris vs Norwegia, Thomas Tuchel Dipusingkan Krisis Bek Kanan

Laga melawan Maroko juga berpotensi menjadi pertandingan terakhir Deschamps bersama Prancis.

 Pelatih yang membawa Les Bleus menjuarai Piala Dunia 2018 itu telah memastikan akan mengakhiri masa baktinya setelah Piala Dunia 2026 berakhir.

Meski demikian, Deschamps mengaku sama sekali tidak memikirkan kemungkinan tersebut. Fokus utamanya adalah membawa Prancis menembus semifinal.

"Saya sama sekali tidak memikirkan itu. Bersama staf pelatih, kami hanya fokus mempersiapkan pertandingan agar berjalan sesuai rencana dan meraih kemenangan atas Maroko," pungkasnya.(rak) 

Editor : Rahmat Adhy Kurniawan
#kartu kuning #timnas prancis #Prancis vs Maroko #Piala Dunia 2026 #michael olise