RADAR SURABAYA- Satu bintang akan terus melaju dan menambah catatan gemilang dalam kariernya.
Sebaliknya, bintang lainnya harus angkat koper dari Piala Dunia, yang bisa jadi menjadi penampilan terakhirnya di panggung sepak bola terbesar dunia.
Babak 16 besar Piala Dunia 2026 mencapai puncaknya. Selasa (7/7) pukul 23.00 WIB, dua pertandingan terakhir akan menentukan dua
tiket tersisa menuju perempat final, termasuk laga yang paling dinantikan antara Argentina melawan Mesir di Stadion Atlanta.
Pertandingan ini menjadi sorotan dunia karena mempertemukan dua ikon sepak bola generasi modern, Lionel Messi dan Mohamed Salah.
Salah satu dari mereka akan melangkah ke delapan besar, sementara yang kalah harus mengakhiri perjalanan di Piala Dunia 2026.
Sebelumnya, sejumlah bintang telah memastikan tempat di perempat final. Kylian Mbappe sukses membawa Prancis melaju ke babak delapan besar, disusul Erling Haaland bersama Norwegia.
Baca Juga: Prediksi Argentina vs Mesir : Duel Messi vs Salah, Juara Bertahan Bidik Tiket Perempat Final
Harry Kane juga mengantar Inggris lolos usai menang dramatis 3-2 atas Meksiko.
Sementara itu, perjalanan Cristiano Ronaldo bersama Portugal telah berakhir. Kekalahan Portugal memastikan edisi 2026 menjadi penampilan terakhir sang megabintang di ajang Piala Dunia.
Messi Masih Luar Biasa di Usia 39 Tahun
Meski telah berusia 39 tahun, Lionel Messi masih menjadi motor permainan Argentina. Kapten La Albiceleste itu tampil luar biasa dengan koleksi tujuh gol dalam empat pertandingan, menyamai torehan Kylian Mbappé dan Erling Haaland dalam perebutan Sepatu Emas Piala Dunia 2026.
Tak hanya itu, Messi juga mencetak gol dalam delapan pertandingan Piala Dunia secara beruntun sejak edisi 2022.
Catatan tersebut memperpanjang rekor pribadinya menjadi 20 gol sepanjang karier di Piala Dunia.
Empat tahun setelah membawa Argentina menjadi juara dunia, Messi kembali berpeluang mengantarkan negaranya menuju tangga juara.
Mohamed Salah Ukir Sejarah Bersama Mesir
Di kubu Mesir, Mohamed Salah kembali menjadi tumpuan utama. Penyerang berusia 34 tahun itu merupakan salah satu pemain terbaik yang pernah dimiliki negaranya.
Salah telah empat kali meraih penghargaan Sepatu Emas Liga Inggris dan menjadi pencetak gol terbanyak sepanjang masa pemain asing di kompetisi tersebut.
Di Piala Dunia 2026, Salah sudah mengemas tiga gol, menjadi pencetak gol terbanyak Mesir sepanjang sejarah turnamen tersebut.
Ia juga hanya terpaut satu gol dari rekor 69 gol internasional milik pelatih Mesir, Hossam Hassan.
Lebih dari sekadar statistik, Salah sukses membawa Mesir mencatat sejarah. The Pharaohs meraih kemenangan perdana mereka di Piala Dunia setelah menaklukkan Selandia Baru 3-1 pada fase grup, sebelum mengalahkan Australia lewat adu penalti pada babak 16 besar.
Argentina Waspadai Ancaman Mesir
Pelatih Argentina, Lionel Scaloni, menegaskan timnya tidak boleh menganggap remeh Mesir.
Menurutnya, Piala Dunia 2026 telah membuktikan bahwa tidak ada lagi lawan yang mudah.
Argentina sendiri nyaris tersingkir pada babak sebelumnya saat dipaksa bermain hingga perpanjangan waktu sebelum mengalahkan Tanjung Verde dengan skor 3-2.
"Saya rasa Piala Dunia kali ini sangat sulit bagi semua tim. Tidak ada favorit yang benar-benar menonjol," ujar Scaloni.
"Jika kami tidak menunjukkan karakter pada pertandingan terakhir, kami mungkin sudah tersingkir karena Tanjung Verde memberikan perlawanan yang luar biasa."
Hossam Hassan: Kami Bukan Kuda Hitam
Mesir datang dengan rasa percaya diri tinggi. Pelatih Hossam Hassan menegaskan timnya layak diperhitungkan dan siap menciptakan kejutan baru.
"Mimpi saya tidak memiliki batas. Ambisi saya juga tidak memiliki batas. Kami akan melakukan segala cara untuk memenuhi harapan para pendukung," kata Hossam Hassan.
Ia juga menolak anggapan bahwa Mesir hanya berstatus kuda hitam.
"Kami bukan tim yang pantas dianggap sebagai kuda hitam. Kami adalah negara besar dalam segala hal. Kami memiliki peradaban yang telah berusia lebih dari 7.000 tahun."
Laga Sarat Makna
Pertandingan Argentina kontra Mesir bukan sekadar perebutan tiket perempat final. Duel ini juga bisa menjadi salah satu penampilan terakhir Lionel Messi maupun Mohamed Salah di panggung Piala Dunia.
Hingga kini, keduanya belum memastikan apakah masih akan memperkuat tim nasional masing-masing setelah turnamen berakhir.
Karena itu, laga di Stadion Atlanta diprediksi berlangsung penuh emosi sekaligus menyajikan pertarungan dua legenda sepak bola dunia yang masih tampil di level tertinggi.(rak)
Editor : Rahmat Adhy Kurniawan