Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Kejurda Finswimming Jatim 2026 di Lumajang: Dorong Pembinaan Atlet dan Dongkrak Ekonomi Daerah

Andy Satria • Sabtu, 2 Mei 2026 | 01:19 WIB
Ketua POSSI Jawa Timur Mirza Muttaqien.
Ketua POSSI Jawa Timur Mirza Muttaqien.

RADAR SURABAYA – Kejuaraan Daerah (Kejurda) Finswimming Jawa Timur 2026 yang akan digelar di Lumajang pada 8–10 Mei tidak hanya menjadi ajang kompetisi olahraga, tetapi juga membawa dampak besar bagi pembinaan atlet dan perekonomian daerah.

Ajang yang digagas POSSI Jawa Timur ini menjadi langkah strategis untuk mengatasi ketimpangan pembinaan atlet yang selama ini cenderung terpusat di kota-kota besar.

Ketua Umum POSSI Jawa Timur, Mirza Muttaqien, menegaskan bahwa Kejurda finswimming bukan sekadar perlombaan, melainkan bagian dari sistem pembinaan jangka panjang.

“Kejurda finswimming bukan sekadar lomba. Ini bagian dari pembinaan. Kami ingin memastikan atlet tidak hanya lahir dari pusat-pusat tertentu, tetapi juga tumbuh dari berbagai daerah di Jawa Timur,” ujarnya.

Pembinaan Atlet Lebih Merata

Kejurda Finswimming Jatim 2026 menjadi momentum perubahan pendekatan dalam pembinaan olahraga selam.

Tidak lagi sekadar agenda rutin, kejuaraan ini mulai diarahkan sebagai bagian dari ekosistem pembinaan berkelanjutan.

Baca Juga: Kongres PSSI Jatim Mandek, Forum Sepak Bola Desak PSSI Pusat Segera Bertindak

Berbagai nomor akan dipertandingkan, seperti surface, bifin, apnea, hingga estafet, dengan kategori usia mulai dari junior hingga senior.

Atlet yang ambil bagian berasal dari berbagai kabupaten/kota di Jawa Timur, menandakan jangkauan pembinaan yang semakin luas.

Penggunaan monofin dan bifin dalam lomba juga menghadirkan daya tarik tersendiri, baik dari sisi teknik maupun kecepatan, sehingga menarik untuk disaksikan masyarakat.

Dampak Ekonomi di Lumajang

Penyelenggaraan Kejurda ini diprediksi memberikan efek positif bagi perekonomian Lumajang.

Kehadiran ratusan atlet, pelatih, dan ofisial akan menggerakkan sektor penginapan, kuliner, hingga transportasi lokal.

Selain itu, event ini juga berpotensi menjadi daya tarik wisata olahraga (sport tourism) yang mampu meningkatkan kunjungan masyarakat ke daerah tersebut.

Baca Juga: Tragis! Balita di Madiun Meninggal Terjatuh dari Lantai 3 Rumah Sakit

“Ini bukan hanya soal prestasi. Ada pergerakan ekonomi, aktivitas daerah, dan semangat baru dalam pembinaan,” tambah Mirza.

Kesempatan Emas Atlet Muda

Kejurda ini juga menjadi panggung penting bagi atlet muda untuk menunjukkan kemampuan mereka. Ajang ini membuka peluang bagi atlet dari daerah dengan keterbatasan fasilitas untuk bersaing di level provinsi.

Dengan kompetisi yang lebih merata, peluang lahirnya atlet potensial dari daerah semakin terbuka lebar.

Target Cetak Atlet Masa Depan

Lebih dari sekadar mencari juara, Kejurda Finswimming Jatim 2026 diharapkan menjadi titik awal lahirnya atlet-atlet masa depan Jawa Timur.

“Dari Lumajang, kami ingin menyiapkan juara masa depan Jawa Timur,” pungkas Mirza.(sam) 

 

 

Editor : Rahmat Adhy Kurniawan
#Finswimming #selam #Jawa Timur 1 #Mirza Muttaqien