IFMA Dukung Kepemimpinan LaNyalla di PBMI, Sinyal Kuat Majukan Muaythai Indonesia
RADAR SURABAYA — Dukungan internasional mengalir kepada kepemimpinan baru Pengurus Besar Muaythai Indonesia (PBMI).
Presiden International Federation of Muaythai Associations (IFMA), Dr. Sakchye Tapsuwan, secara resmi menyampaikan ucapan selamat
sekaligus dukungan penuh kepada AA LaNyalla Mahmud Mattalitti yang terpilih sebagai Ketua Umum PBMI periode 2026–2030.
Dalam surat resminya, Dr. Sakchye menegaskan keyakinannya bahwa kepemimpinan LaNyalla akan membawa kemajuan signifikan bagi perkembangan muaythai di Indonesia.
“Atas nama IFMA, saya menyampaikan ucapan selamat yang tulus atas terpilihnya Anda sebagai Presiden Federasi Muaythai Indonesia untuk periode 2026–2030.
Baca Juga: Gunung Argopuro Dibuka Kembali, Kuota Pendakian Dibatasi
Kami yakin, di bawah arahan Anda, federasi akan terus memperkuat dan mengembangkan muaythai di seluruh Indonesia,” ujarnya.
Tak hanya itu, IFMA juga memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan Kongres Pemilihan PBMI yang dinilai berjalan baik dan sesuai dengan prinsip tata kelola organisasi olahraga modern.
“Kami mengapresiasi suksesnya penyelenggaraan kongres yang dilaksanakan sesuai anggaran dasar organisasi serta dihadiri tokoh penting olahraga nasional.
Hal ini mencerminkan tata kelola yang kuat dan posisi PBMI yang terhormat dalam lanskap olahraga Indonesia,” kata Sakchye.
Peran Strategis Indonesia di Kancah Global
Dalam pernyataannya, IFMA menyoroti posisi strategis Indonesia dalam ekosistem olahraga Asia hingga dunia.
Indonesia dinilai memiliki peran penting dalam Gerakan Olimpiade, sehingga stabilitas dan pertumbuhan muaythai nasional menjadi faktor krusial.
“Indonesia memiliki posisi kunci dalam komunitas olahraga Asia. Pertumbuhan muaythai di Indonesia tidak hanya berdampak secara regional, tetapi juga global,” tegasnya.
Baca Juga: Binus School Surabaya Siap Cetak Generasi Unggul, Perkuat Literasi Digital dan Pola Pikir Global
IFMA pun memastikan komitmen untuk terus menjalin kerja sama erat dengan PBMI dalam mendorong pengembangan olahraga bela diri asal Thailand tersebut.
PBMI Optimistis Percepat Prestasi Atlet
Menanggapi dukungan tersebut, Sekretaris Jenderal PBMI, Azwan Karim, menyebut surat dari Presiden IFMA memiliki makna strategis bagi masa depan organisasi.
“Ini bukan sekadar ucapan selamat, tetapi juga bentuk kepercayaan dan harapan besar dari komunitas internasional terhadap kepemimpinan PBMI ke depan,” ujar Azwan.
Ia menilai LaNyalla sebagai sosok pemimpin dengan kapasitas kuat, jaringan luas, dan komitmen tinggi terhadap pengembangan muaythai nasional.
Dengan dukungan penuh dari IFMA, PBMI optimistis mampu mempercepat peningkatan prestasi atlet di level internasional, memperkuat tata kelola organisasi, serta meningkatkan kesejahteraan atlet.
“Ini momentum besar yang akan kami jawab dengan kerja nyata, profesionalisme, dan integritas,” tambahnya.
IFMA dan Masa Depan Muaythai Indonesia
Sebagai induk organisasi muaythai dunia, IFMA memiliki peran penting dalam standardisasi kompetisi, pembinaan atlet, hingga promosi nilai budaya dan sportivitas olahraga tersebut.
Saat ini, IFMA memiliki anggota dari lebih dari 140 negara dan diakui oleh berbagai organisasi olahraga global.
Dukungan IFMA terhadap kepemimpinan LaNyalla diyakini menjadi dorongan kuat bagi Indonesia untuk semakin diperhitungkan sebagai kekuatan utama muaythai di tingkat regional maupun global.(rak)
Editor : Rahmat Adhy Kurniawan