RADAR SURABAYA- Pebulu tangkis muda Indonesia, Alwi Farhan, menunjukkan mental baja saat menaklukkan wakil Malaysia, Justin Hoh, dalam duel sengit babak 32 besar Badminton Asia Championships 2026.
Bertanding di Ningbo, China, kemenangan dramatis ini memastikan langkah Alwi ke babak 16 besar.
Laga antara Alwi Farhan dan Justin Hoh berlangsung ketat sejak gim pertama. Kedua pemain saling menekan dan beradu strategi dalam tempo cepat.
Pada gim pembuka, Alwi tampil lebih tenang di momen krusial. Ia mampu mengamankan poin-poin penting dan menutup gim dengan kemenangan tipis 21-19.
Baca Juga: Targetkan Jadi World Class University, Unesa Wajibkan Setiap Fakultas Punya Kelas Internasional
Memasuki gim kedua, Justin Hoh bangkit. Permainan agresif yang diperagakan wakil Malaysia itu membuat Alwi kesulitan mengembangkan permainan. Sejumlah kesalahan sendiri membuat Alwi harus menyerah 14-21.
Pertandingan pun berlanjut ke gim ketiga yang menjadi penentuan. Dalam situasi penuh tekanan, Alwi menunjukkan kematangan mental.
Ia mampu menjaga fokus, memainkan reli panjang dengan efektif, dan mengunci kemenangan dengan skor 21-18.
Hasil ini memastikan Alwi unggul 2-1 sekaligus melangkah ke babak 16 besar.
Performa Wakil Indonesia Lainnya
Selain kemenangan Alwi Farhan, sejumlah wakil Indonesia juga mencatat hasil positif di babak 32 besar:
Ganda putra Fajar Alfian / Muhammad Rian Ardianto menang meyakinkan atas pasangan Uni Emirat Arab dengan skor 21-12, 21-9.
Pasangan Sabar/Reza tampil dominan dan menang dua gim langsung.
Jonatan Christie melaju mulus usai mengalahkan Leong Jun Hao.
Tunggal putri Putri Kusuma Wardani menang telak 21-3, 21-7.
Ganda putri Rachel/Febi sukses comeback dan memastikan tiket ke babak 16 besar.
Baca Juga: Lewat Surabaya Industrial and Labour Festival 2026, Pemkot Tancap Gas Tekan Angka Pengangguran
Namun, tidak semua wakil Indonesia bernasib sama:
Moh Zaki Ubaidillah harus mengakui keunggulan Koki Watanabe dalam tiga gim.
Ganda putra Raymond/Nikolaus tersingkir dramatis setelah kalah 23-25 di gim penentuan.
Ganda putri Febriana/Meilysa juga harus tersingkir dari wakil China.
Analisis & Peluang
Kemenangan Alwi Farhan menjadi sinyal positif bagi regenerasi tunggal putra Indonesia.
Mental kuat dalam laga ketat menjadi modal penting untuk bersaing di level Asia.
Jika mampu menjaga konsistensi permainan dan meminimalkan kesalahan, peluang Alwi untuk melangkah lebih jauh di Badminton Asia Championships 2026 terbuka lebar.
Editor : Rahmat Adhy Kurniawan