Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

7 Simbol Keberuntungan saat Imlek yang Dipercaya Datangkan Rezeki dan Hoki

Rahmat Adhy Kurniawan • Selasa, 17 Februari 2026 | 18:55 WIB
Yulius Fang menunjukkan pajangan tulisan Fu dalam bahasa Tionghoa di kediamannya di Jakarta, Rabu .
Yulius Fang menunjukkan pajangan tulisan Fu dalam bahasa Tionghoa di kediamannya di Jakarta, Rabu .

RADAR SURABAYA – Perayaan Tahun Baru Imlek identik dengan berbagai hiasan bernuansa merah dan emas yang sarat makna.

Di balik dekorasi tersebut, terdapat sejumlah simbol keberuntungan yang dipercaya membawa rezeki, kemakmuran, hingga umur panjang bagi pemilik rumah.

Pakar feng shui Yulius Fang menjelaskan, simbol-simbol ini bukan sekadar pajangan, melainkan bentuk harapan dan doa agar tahun yang baru membawa energi positif.

“Semua orang, tanpa kecuali, dari muda sampai tua, membutuhkan keberuntungan dalam hidup. Karena itu, feng shui, astrologi, bazi, dan sebagainya berupaya menghadirkan keberuntungan dalam diri kita,” ujarnya kepada Antara.

Menurutnya, keberuntungan tidak datang begitu saja. Usaha dan kerja keras tetap menjadi faktor utama yang harus diiringi doa serta niat baik.

1. Tulisan Fu, Simbol Hoki dan Kebahagiaan

Salah satu simbol paling populer saat Imlek adalah tulisan Fu yang berarti keberuntungan atau hoki. Tulisan ini biasanya dipasang di pintu rumah atau ruang tamu dengan harapan pemilik rumah mendapatkan rezeki sepanjang tahun.

Di kalangan masyarakat Tionghoa, terdapat pula tradisi memasang tulisan Fu secara terbalik. Posisi tersebut melambangkan keberuntungan yang “tertuang” atau datang ke dalam rumah.

Tak hanya saat Imlek, simbol Fu juga kerap dijadikan dekorasi permanen sebagai doa agar usaha dan kehidupan keluarga selalu diberkahi hasil baik.

2. Koin Emas dan Kotak Harta

Pajangan berbentuk koin emas zaman dahulu atau kotak harta sering ditempatkan di meja atau sudut rumah. Benda ini melambangkan kemakmuran serta rezeki melimpah.

Warna emas yang mencolok dipercaya merepresentasikan kekayaan dan stabilitas finansial di tahun yang baru.

3. Buah Jeruk dan Apel

Buah juga memiliki makna simbolis dalam tradisi Imlek. Jeruk identik dengan kemakmuran, sementara apel melambangkan kedamaian.

“Apel melambangkan ‘ping an’ yang berarti aman, sentosa, selamat, damai, dan harmoni. Karena itu, kedua buah ini sering dipajang saat sincia maupun di luar perayaan,” jelas Yulius.

Tak heran, buah jeruk dan apel hampir selalu hadir dalam meja persembahan maupun hantaran saat perayaan Imlek.

4. Fu Lu Shou

Patung tiga dewa ini menjadi simbol penting dalam budaya Tionghoa. Masing-masing memiliki makna berbeda:

Fu melambangkan keberuntungan dan kebahagiaan.

Lu melambangkan kemakmuran serta kesuksesan karier.

Shou melambangkan umur panjang dan kesehatan.


Banyak keluarga memajang patung Fu Lu Shou di ruang tamu sebagai simbol doa untuk kehidupan yang seimbang.

5. Caishen, Dewa Harta Pembawa Rezeki

Selain Fu Lu Shou, Caishen atau Dewa Harta juga menjadi simbol kekayaan yang populer. Masyarakat Tionghoa biasanya “menyambut” Caishen pada

malam pergantian tahun dengan membuka pintu dan jendela serta menyalakan seluruh lampu rumah sebagai simbol menyambut datangnya rezeki.

6. Lampu dan Nuansa Merah

Warna merah mendominasi dekorasi Imlek karena dipercaya melambangkan keberanian, kebahagiaan, dan perlindungan dari energi negatif.

Lampu yang dinyalakan sepanjang malam tahun baru juga menjadi simbol harapan dan cahaya bagi kehidupan di tahun mendatang.

7. Memaknai Tradisi dengan Bijak

Yulius menambahkan, ada pula sejumlah kepercayaan yang berkembang di masyarakat, seperti anggapan bahwa hujan saat Imlek membawa keberuntungan atau larangan meletakkan benda tajam di rumah selama perayaan.

Namun, ia menekankan bahwa simbol keberuntungan tetap harus dibarengi kerja keras dan sikap positif.

“Keberuntungan datang bersama usaha. Simbol hanyalah pengingat agar kita terus berbuat baik dan bekerja sungguh-sungguh,” ujarnya.

Makna Imlek Lebih dari Sekadar Hiasan

Simbol-simbol keberuntungan saat Imlek bukan sekadar ornamen dekoratif. Di baliknya tersimpan nilai budaya, filosofi hidup, dan doa untuk kesejahteraan keluarga.

Dengan memahami maknanya, masyarakat tidak hanya merayakan tradisi, tetapi juga menjaga warisan budaya yang telah diwariskan turun-temurun.

Editor : Rahmat Adhy Kurniawan
#Yulius Fang #tahun baru imlek #feng shui #imlek #astrologi #Caishen #Fu Lu Shou