RADAR SURABAYA – Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) resmi menerima sebanyak 2.468 calon mahasiswa baru melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) 2026.
Jumlah tersebut setara dengan sekitar 35 persen dari total kuota penerimaan mahasiswa baru ITS tahun ini.
Bagi peserta yang belum lolos SNBT, ITS masih membuka kesempatan melalui jalur seleksi mandiri, yakni Seleksi Mandiri ITS (SMITS) Academic and Competence Excellence (ACE) serta International Undergraduate Program (IUP).
Pendaftaran SMITS ACE dibuka hingga 24 Juni 2026, sedangkan pendaftaran IUP berlangsung sampai 8 Juli 2026. Informasi lengkap dapat diakses melalui laman resmi admisi ITS.
Baca Juga: Mantan Kepala Gudang di Sidoarjo Edarkan Produk Kedaluwarsa
Kepala Subdirektorat Admisi dan Promosi Direktorat Pendidikan Sarjana dan Pascasarjana ITS, Nani Kurniati, mengatakan calon mahasiswa yang belum berhasil lolos SNBT tidak perlu berkecil hati karena masih tersedia jalur seleksi lain.
“Masih ada jalur SMITS ACE yang pendaftarannya dibuka hingga 24 Juni dan IUP hingga 8 Juli,” ujarnya, Rabu (27/5).
Selain itu, ITS juga mengingatkan peserta yang telah dinyatakan lolos SNBT untuk memperhatikan jadwal daftar ulang.
Pengisian data daftar ulang dijadwalkan pada 2–10 Juni 2026, sedangkan pembayaran Uang Kuliah Tunggal (UKT) berlangsung pada 3–15 Juni 2026.
ITS juga telah menyiapkan agenda pengenalan awal kampus yang dimulai pada 6 Juli 2026. Sementara itu, perkuliahan perdana dijadwalkan berlangsung pada 31 Agustus 2026.
Peminat ITS 2026 Tembus 32 Ribu Peserta
Animo masyarakat untuk melanjutkan pendidikan di ITS terus mengalami peningkatan.
Pada jalur SNBT 2026, tercatat sebanyak 32.254 peserta mendaftar dengan total 41.092 peminatan program studi.
Dari total pendaftar tersebut, ITS hanya menyediakan 2.468 kursi melalui jalur SNBT sehingga tingkat keketatan persaingan mencapai rata-rata 7,42 persen.
“Dari total pendaftar tersebut, tingkat keketatan rata-rata di ITS sebesar 7,42 persen,” kata Nani.
Ia menjelaskan, ITS menjadi pilihan utama bagi 46,5 persen peserta, sedangkan 33 persen lainnya menempatkan ITS sebagai pilihan kedua.
Baca Juga: Bursa Transfer: Enzo Maresca Ngotot Boyong Enzo Fernandez ke Manchester City
Tingginya minat tersebut dinilai tidak lepas dari semakin luasnya informasi mengenai kualitas pendidikan dan reputasi ITS di masyarakat.
“Terdapat peningkatan animo karena informasi mengenai ITS sudah semakin terbuka luas di masyarakat,” terangnya.
Prodi Favorit
Tiga program studi dengan jumlah peminat tertinggi pada jalur SNBT 2026 yakni Diploma 4 Teknik Sipil, Sarjana Teknik Elektro, dan Sarjana Teknik Informatika.
Menurut Nani, tingginya minat terhadap program studi tersebut sejalan dengan kebutuhan industri saat ini, terutama pada sektor energi nasional dan transformasi digital yang terus berkembang.
Selain membuka jalur penerimaan mahasiswa baru, ITS juga menyediakan berbagai program bantuan pendidikan bagi mahasiswa.
Beberapa di antaranya adalah Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP-K), beasiswa Ikatan Alumni (IKA) ITS, Dana Abadi ITS, serta berbagai program beasiswa lainnya. (rmt)
Editor : Rahmat Adhy Kurniawan