Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Kasus Dugaan Penipuan Marwah Catering, Pengantin Lapor Polisi Usai Resepsi Gagal Total

Nurista Purnamasari • Minggu, 24 Mei 2026 | 21:09 WIB
Acara pernikahan pasangan pengantin di Bekasi yang terlihat venue tak ada dekorasi dan makanan akibat tertipu Marwah Catering. (Instagram/@@lambe_turah)
Acara pernikahan pasangan pengantin di Bekasi yang terlihat venue tak ada dekorasi dan makanan akibat tertipu Marwah Catering. (Instagram/@@lambe_turah)

 RADAR SURABAYA - Peristiwa dugaan penipuan oleh wedding organizer (WO) Marwah Catering menjadi sorotan publik setelah sebuah video curahan hati pengantin viral di media sosial. 

Resepsi pernikahan yang seharusnya digelar di Islamic Centre Bekasi pada Sabtu (23/5), berakhir kacau karena hampir seluruh vendor tidak hadir. Kasus ini kini resmi dilaporkan ke Polres Jakarta Timur.

Pengantin wanita mengungkapkan kekecewaannya melalui sebuah video yang kemudian diunggah ulang oleh akun Instagram @lambe_turah. 

Baca Juga: Perketat Screening Hewan Kurban, RPH Surabaya Siapkan Dokter dan Cek Kelengkapan Dokumen Kesehatan

Dalam video tersebut, ia menjelaskan bahwa tidak ada dekorasi pelaminan, catering, fotografer, videografer, maupun tim hiburan yang hadir di lokasi acara.

“Acara saya tidak terlaksana. Harusnya ada akad dan resepsi, tapi vendor tidak datang. Tidak ada dekor, tidak ada catering, tidak ada fotografer, videografer, entertainment batal semua,” ungkap mempelai perempuan.

Kondisi ini membuat gedung resepsi tampak kosong tanpa suasana pesta. Tamu undangan dan keluarga hanya mendapati ruangan tanpa perlengkapan resepsi.

Baca Juga: Kasus Penipuan Wedding Organizer Ayu Puspita: 230 Pasangan Jadi Korban, Kerugian Capai Rp 16 Miliar

Meski sebagian besar vendor absen, beberapa kru tetap menunjukkan profesionalitas mereka. 

Tim rias (MUA), penata rambut, dan pembawa acara (MC) tetap hadir dan membantu prosesi akad nikah agar berjalan meski dalam keterbatasan.

“Yang datang hanya MUA, Hairdo, MC. Mereka bahkan belum dibayar oleh Marwah, tapi masih membantu akad saya,” lanjut pengantin wanita.
Pasangan pengantin akhirnya melaporkan Marwah Catering ke Polres Jakarta Timur pada Minggu (24/5).

Baca Juga: Tragedi Ambruknya Jembatan Gantung Air Terjun Cunca Wulang Labuan Bajo, 2 Turis Austria Tewas

“Saya baru sempat melaporkan Marwah Catering setelah akad 23 Mei dan mencari informasi soal WO ini. Sekarang sudah resmi lapor,” ujar korban.

Kasus ini menimbulkan kerugian materiil dan emosional bagi keluarga pengantin. Polisi kini tengah memproses laporan tersebut untuk penyelidikan lebih lanjut.

Video kekecewaan pengantin memicu keprihatinan luas di media sosial. Banyak warganet memberikan dukungan moral kepada pasangan tersebut.

“Tuh kan...Korupsi bukan cuman di pemerintahan emang dari masyarakat nya sendiri emang punya mental yang sama,” komentar akun @cit***.

Baca Juga: Impor Kedelai Jatim Meledak 23,8%, Harga Tahu Tempe Terancam Naik?

“Viralin nama wo nya biar ga mkn korban lagi,” tulis akun @nov***.

“Hati hati buat calon pengantin. Lebih baik kalian kerja capek sedikit vendor pisah" Ketimbang paket all in.,” komentar akun @raf***.

“Gak bisa ngomong dah. Banyak banget yaa sekarang orang tipu2,” tulis akun @mba***.

Baca Juga: Persiapan SPMB Jatim 2025/2026 Memasuki Tahap Akhir, Dindik Jatim Pastikan Sistem Siap dan Siswa Tak Lolos Negeri Bisa Masuk Sekolah Swasta dengan Beasiswa

“Yang kemarin by ayu puspita gimana lanjutan proses hukum nya tuh? Skrng ada lagi Marwah,” komentar akun @sar***. (net/nur)

Editor : Nurista Purnamasari
#marwah catering #viral #bekasi #wedding organizer #penipuan wo