Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Viral Pendaki Karaokean di Puncak Gunung Andong, Warganet Ramai-Ramai Menghujat

Nurista Purnamasari • Senin, 18 Mei 2026 | 11:37 WIB
Terlihat sekelompok pendaki karaokean di warung di dekat area kamping puncak Gunung Andong, Magelang. (Instagram/@pendakilawas)
Terlihat sekelompok pendaki karaokean di warung di dekat area kamping puncak Gunung Andong, Magelang. (Instagram/@pendakilawas)

RADAR SURABAYA - Sebuah video yang memperlihatkan rombongan pendaki berkaraoke menggunakan speaker aktif di puncak Gunung Andong, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, viral di media sosial. 

Aksi tersebut menuai beragam komentar, mayoritas warganet menilai kegiatan itu mengganggu kenyamanan dan merusak suasana pendakian.

Gunung Andong sendiri dikenal sebagai jalur pendakian ramah pemula, sehingga insiden ini menjadi sorotan publik terkait etika pendakian.

Baca Juga: Kebakaran Rumah di Kedung Anyar Surabaya, Satu Motor Ikut Terbakar

Video yang diunggah akun Instagram @pendakilawas memperlihatkan seorang pendaki duduk di kursi sambil bernyanyi dengan pengeras suara, di dekat warung dan tenda-tenda pendaki lain. 

Unggahan itu diberi keterangan “Karaoke di atas awan” dan langsung memicu perdebatan.

Ketua Basecamp Taruna Jayagiri via Sawit, Maisaro, menjelaskan bahwa speaker sebenarnya disediakan untuk informasi darurat. 

Baca Juga: Diduga Lakukan Pelecehan Seksual, Pria Babak Belur Dimassa saat Nonton Surabaya Vaganza

“Sebenarnya dulu speaker hanya untuk ngasih info buat pendaki yang ada atas, baik info kehilangan atau darurat. Hanya terkadang sering disalahgunakan,” ujarnya. 

Ia menegaskan pihak pengelola akan melakukan evaluasi agar penggunaan alat pengeras suara lebih tegas dan sesuai fungsi.

Ketua Basecamp via Pendem, Marmin Udin, menambahkan pihaknya sudah berkoordinasi dengan LMDH Girimulyo terkait insiden tersebut. 

Baca Juga: Haji Tanpa Izin di Arab Saudi Terancam Denda Rp93 Juta dan Deportasi, Ini Penjelasannya

“Sedang kami tangani bersama LMDH. Langkah selanjutnya kita mau koordinasi kumpul bersama pihak terkait,” katanya.

Ketua LMDH Giri Mulyo, Handoko, menyampaikan permintaan maaf atas kejadian yang viral. 

“Kami segenap pengelola Gunung Andong, Palawi, LMDH, basecamp via Pendem, Sawit, Gogik serta penjaga shelter di kawasan puncak Gunung Andong, menyampaikan permohonan maaf atas kejadian ini,” ujarnya dalam keterangan tertulis.

Ia menegaskan hasil musyawarah memutuskan bahwa seluruh kegiatan karaoke dan aktivitas lain yang berpotensi mengganggu kenyamanan akan dilarang. 

Baca Juga: Terungkap! Kondisi Johann Zarco Usai Crash Horor di MotoGP Catalunya 2026

“Ke depan, kami berkomitmen untuk terus melakukan evaluasi dan perbaikan guna menciptakan suasana pendakian yang lebih nyaman, aman, tertib, serta menjaga keasrian alam Gunung Andong,” tambah Handoko.

Viralnya video karaoke di puncak Gunung Andong menjadi perhatian warganet dan banyak yang memberikan reaksi.

“Bikin males naik gunung.. yg dicari ketenangan malah berisik kayak di pasar tumpah., belum nyambap dan boker sembarangan,” komentar akun @rit***.

Baca Juga: 88 Orang Tewas Akibat Wabah Ebola di Kongo, WHO Tetapkan Darurat Global

“Klo masih disuguhi seperti itu, ngapain jauh² naik gunung, udah aja pergi ke pasar tradisional atau pasar kaki lima,” tulis akun @bad***.

“Harusnya dilarang sura keras begitu. Karena di gunung seringkali banyak panggilan darurar atau keadaan darurat yg memerlukan pendengaran ketika ada yg teriak pertolongan. Suara yg pelan dari keadaan darurat sangat dibutuhkan pendengaran yg baik. Sehingga suara berisik sangat tdk diperbolehkan,” komentar akun @was***.

“Pemandangan yg merusak alam,” tulis akun @ard***.

Baca Juga: Ramalan Zodiak 18 Mei 2026: Rezeki, Cinta, dan Karier di Hari Senin yang Penuh Peluang

“Munggah gunung ra nggowo utek,” komentar akun @muk***.

“Jatuhnya ganggu pendaki lain gk sih ,” tulis akun @de_***.

Bahkan sebagian warganet yang terbiasa mendaki mengutarakan bahwa gunung tersebut memang kerap kali ditemui pendaki yang tidak menghargai alam dan berisik, dimana selama ini orang mendaki ingin menikmati alam dan ketenangan. (net/nur)

Editor : Nurista Purnamasari
#gunung andong #pendaki viral #viral #pendaki #magelang