Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Miris! Dikira Kerasukan, Bocah 11 Tahun di Rokan Hulu Justru Tewas Diduga Dianiaya saat Ritual Pengobatan Mistis

Nurista Purnamasari • Minggu, 17 Mei 2026 | 16:19 WIB
Ilustrasi. (Radar Surabaya)
Ilustrasi. (Radar Surabaya)

RADAR SURABAYA - Kasus dugaan penganiayaan dengan dalih ritual pengobatan mistis mengguncang warga Dusun Kelampaian, Desa Muara Dilam, Kecamatan Kunto Darussalam, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), Riau. 

Seorang anak perempuan berusia 11 tahun, AA, meninggal dunia setelah menjalani ritual pengobatan yang dilakukan oleh seorang perempuan berinisial DRE di rumahnya, Rabu (13/5). 

Kapolsek Kunto Darussalam, AKP Joko Frasanta, membenarkan kejadian tersebut. “Sudah kita amankan pelaku. Ini jadinya penganiayaan sampai menghilangkan nyawa,” ujarnya.

Baca Juga: Pelaku Penyekapan dan Pemerkosa Mahasiswi di Makassar Ditangkap di Surabaya

Kasus bermula ketika AA yang sedang sakit disebut mengalami kerasukan. Dalam kepanikan keluarga, DRE yang bekerja sebagai pembantu rumah tangga menawarkan bantuan dengan mengaku memiliki kemampuan menyembuhkan penyakit. 

Keluarga yang berharap kondisi Amira membaik akhirnya mempercayakan penanganan kepada DRE.

Namun, pengobatan yang dilakukan pelaku diduga jauh dari prosedur medis. DRE disebut memukul korban dengan tangan kosong dan memasukkan benda asing ke dalam mulutnya, seperti rambut, ikat rambut, dan potongan kertas. 

Baca Juga: Operasi Pencarian Korban Kapal PMI Ilegal yang Tenggelam Perairan Perak Malaysia Resmi Dihentikan

Korban sempat merintih kesakitan dan meminta tolong, hingga akhirnya warga sekitar berusaha menolong. 

“Warga mendengar rintihan korban dan mencoba masuk, tapi pelaku malah melempar mereka dengan asbak,” ungkap Joko.

Menjelang malam, warga akhirnya berhasil mengevakuasi korban yang sudah kritis dan mengamankan pelaku. 

Baca Juga: Yamaha STSJ Gelar "Ride n Chill", Tandai Persiapan Yamaha Classy Modifest 2026 di Surabaya

Bidan yang datang ke lokasi menyatakan AA telah meninggal dunia. Pemeriksaan awal menunjukkan adanya luka memar di kepala dan benda asing di mulut korban yang diduga menyumbat saluran pernapasan.

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya pada pengobatan alternatif yang tidak memiliki dasar ilmiah.

“Kami minta masyarakat lebih berhati-hati dan segera membawa pasien ke fasilitas kesehatan resmi jika sakit,” tegas Joko. (net/nur)

Editor : Nurista Purnamasari
#ritual mistis #rokan hulu #kerasukan #bocah dianiaya #penganiayaan