RADAR SURABAYA - Viralnya video pasangan yang diduga melakukan tindakan asusila di pelintasan rel kereta api Jalan Bekasi Timur, Cipinang Besar Utara, Jatinegara, Jakarta Timur, pada Rabu (6/5) malam, memicu keresahan masyarakat.
Rekaman yang diunggah akun Instagram @metropolitan.update memperlihatkan sejoli nekat berhubungan intim di area gelap dekat rel, hingga membuat penumpang kereta yang melintas merekam aksi tersebut.
Keterangan unggahan menyebut aksi itu melanggar norma dan membahayakan keselamatan karena dilakukan di ruang publik yang rawan kecelakaan.
Baca Juga: Komplotan Curanmor Antarkota Diringkus Polrestabes Surabaya, Gunakan Airsoft Gun saat Beraksi
Menindaklanjuti kejadian tersebut, Satpol PP Jakarta Timur bersama PT KAI menutup akses liar menuju kawasan rel.
Kepala Satpol PP Jakarta Timur, Muhammadong, menegaskan langkah ini merupakan hasil koordinasi lintas instansi.
“Langkah yang dilakukan, salah satunya menutup kembali pagar dan tembok yang menjadi akses keluar masuk ke wilayah rel,” ujarnya, dikutip, Jumat (8/5).
Menurutnya, akses liar selama ini dimanfaatkan masyarakat secara bebas, sehingga rawan menimbulkan aktivitas yang mengganggu ketertiban umum.
Selain penutupan akses, pemerintah bersama PT KAI juga akan menambah lampu penerangan jalan umum (PJU) di titik-titik gelap sekitar pelintasan.
Muhammadong berharap masyarakat ikut menjaga lingkungan dan tidak memasuki area rel sembarangan.
Baca Juga: Program CKG Perluas Kesehatan Berkualitas, Deteksi Penyakit Sejak Dini
“Masyarakat kami minta ikut menjaga lingkungan dan tidak memasuki area rel sembarangan karena sangat berbahaya,” tegasnya.
Kepala Satpol PP Kecamatan Jatinegara, Teguh Nurdin, menambahkan bahwa penerangan minim menjadi salah satu faktor lokasi rawan disalahgunakan.
“Pantauan di sekitar lokasi masih perlu penerangan, maka akan diusulkan penambahan lampu PJU. Penjagaan atau patroli bersama juga akan dilakukan melibatkan Tiga Pilar Kecamatan Jatinegara dengan Pamdal PT KAI,” jelas Teguh, Jumat (8/5).
Patroli gabungan akan digelar rutin pada malam hari untuk memastikan kawasan rel tetap aman dan tertib. Hingga monitoring selesai dilakukan, situasi di lokasi dilaporkan aman dan kondusif. (ant/nur)
Editor : Nurista Purnamasari