Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Tawuran Remaja di Cipinang Berujung Tragis, Warga Tewas Tertemper KRL  Saat Coba Meleraikan

Nurista Purnamasari • Rabu, 6 Mei 2026 | 10:23 WIB
Aksi tawuran antar dua kelompok remaja di Cipinang, Jakarta Timur. Salah satu warga yang berusaha melerai meninggal tertemper KRL (inset). (Instagram)
Aksi tawuran antar dua kelompok remaja di Cipinang, Jakarta Timur. Salah satu warga yang berusaha melerai meninggal tertemper KRL (inset). (Instagram)
RADAR SURABAYA - Bentrok antar dua kelompok remaja pecah di Jalan I Gusti Ngurah Rai, Cipinang Muara, Jakarta Timur, Selasa (5/5) malam. 
Aksi tawuran yang melibatkan kelompok Kebon Singkong dan Cipinang Muara itu berlangsung di sekitar bantaran rel kereta api dan membuat warga sekitar ketakutan.
Para remaja saling serang menggunakan senjata tajam, batu, dan petasan, bahkan sempat menyerang kereta KRL yang melintas dengan lemparan batu dan kembang api. 
Baca Juga: Geger Pemuda di Gayungan Surabaya Ditemukan Meninggal Dunia di Kamar, Lukai Diri dengan Sajam
Dugaan sementara, tawuran dipicu oleh saling ejek di media sosial yang berujung pada pertemuan fisik di lokasi kejadian.
Tragedi terjadi ketika seorang warga bernama Nur Hasan, 46, mencoba melerai tawuran. 
Ia berdiri di tengah rel untuk menenangkan para remaja, namun tidak menyadari datangnya kereta dari arah Jakarta menuju Bekasi. Hasan tertemper KRL dan meninggal dunia di lokasi kejadian.
Baca Juga: Tawuran Bawa Sajam di Jalan Prof Dr Moestopo Surabaya, Dua Remaja Diduga Gangster Ditangkap
Ketua RW 10 Cipinang, Endang Darmanto, membenarkan peristiwa tersebut. “Korban baru selesai salat Isya dan melihat tawuran saat berjalan pulang. Ia berusaha membubarkan, tapi tidak sadar ada kereta melintas,” ujarnya.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto menegaskan bahwa korban meninggal saat berusaha mencegah warga agar tidak terlibat dalam tawuran. 
“Korban berdiri di tengah rel untuk menenangkan warga, namun tertemper dua kereta yang melintas bersamaan. Jenazah dibawa ke RS Polri Kramat Jati,” jelasnya, Rabu (6/5).
Aksi tawuran menyebabkan arus lalu lintas di sekitar lokasi macet karena warga dan pengendara takut melintas. 
Polisi yang tiba di lokasi langsung menembakkan gas air mata untuk membubarkan massa. 
“Saya sempat lihat tawuran, lalu polisi datang dan tembakin gas air mata. Mata saya perih, akhirnya saya menjauh,” kata Heru, salah satu pengendara motor yang melintas.
Polisi kini tengah menyelidiki motif dan pelaku utama tawuran. Kombes Budi Hermanto mengimbau masyarakat untuk menjaga situasi tetap kondusif. 
“Kami minta masyarakat segera menghubungi call center Polri 110 jika melihat gangguan kamtibmas atau butuh bantuan darurat,” tegasnya. (trn/nur)
Editor : Nurista Purnamasari
#tawuran cipinang #tertemper krl #tawuran makan korban #cipinang jakarta timur #tawuran remaja