Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Gara-Gara Tak Mau Mandi, Siswi SMP di Semarang Ini Dibakar Pamannya

Nurista Purnamasari • Rabu, 22 April 2026 | 19:40 WIB
Luka bakar yang dialami T, siswi SMP di kawasan Tambakmulyo, Semarang Utara yang menjadi korban pembakaran oleh pamannya sediri. (ISTIMEWA)
Luka bakar yang dialami T, siswi SMP di kawasan Tambakmulyo, Semarang Utara yang menjadi korban pembakaran oleh pamannya sediri. (ISTIMEWA)

RADAR SURABAYA - Peristiwa tragis menimpa seorang siswi SMP berinisial T, 15, di kawasan Tambakmulyo, Kelurahan Tanjung Mas, Kecamatan Semarang Utara, Kota Semarang, Jawa Tengah.

Bocah perempuan tersebut diduga menjadi korban pembakaran yang dilakukan oleh pamannya sendiri, S, 32, pada Sabtu (18/4), di depan rumahnya. 

Usai kejadian, pelaku melarikan diri dan kini masih dalam pengejaran aparat kepolisian. 

Baca Juga: Festival Rujak Uleg dan Light Parade Bakal Jadi Magnet Wisatawan Selama HJKS Surabaya ke-733

Kapolsek Semarang Utara, Kompol Heri Sumiarso, menjelaskan bahwa insiden memilukan ini dipicu masalah sepele. Berdasarkan keterangan awal, pelaku emosi karena korban menolak saat diminta mandi. 

“Berawal dari pamannya itu menyuruh mandi, tapi korban menolak. Pelaku kemudian mengambil cairan diduga bensin dan menyulutnya dengan korek api,” ungkap Heri.

Api seketika menyambar tubuh korban hingga membuatnya berteriak histeris. Warga sekitar yang mendengar segera berdatangan untuk memadamkan api dan menyelamatkan korban. 

Baca Juga: Viral! Tubuh Penuh Lebam, Siswa SD di Pematangsiantar Ini Diduga Dianiaya Ayahnya

Bocah tersebut kemudian dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis. Hingga kini, polisi masih memeriksa sejumlah saksi dan fokus utama adalah menangkap pelaku S. 

“Untuk motif nanti akan diperiksa langsung kepada pelaku. Kondisi korban saat ini sudah mulai membaik dan kami pantau terus perkembangan lukanya,” tambah Heri.

Pemerintah Kota Semarang memastikan korban mendapatkan perlindungan dan penanganan medis secara optimal. 

Baca Juga: Resmi! PDIP Tunjuk Syaifuddin Zuhri sebagai Ketua DPRD Surabaya 

Sesuai arahan Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng, jajaran kecamatan Semarang Utara bersama dinas terkait bergerak cepat melakukan penanganan terpadu. 

Camat Semarang Utara, Siwi Wahyuningsih, mengatakan pihaknya segera berkoordinasi dengan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A), Dinas Sosial, serta RSUD K.R.M.T Wongsonegoro (RSWN). 

“Kami melakukan atensi dan intervensi terhadap korban. Pertama, kami koordinasi dengan DP3A terkait perlindungan perempuan dan anak karena korbannya masih di bawah umur,” jelasnya.

Siwi menambahkan, korban sempat dirawat di rumah sakit swasta namun tidak ter-cover BPJS sehingga perawatan terhenti. 

Baca Juga: Jadi Tontonan Warga, Motor Milik Jambret yang Tercebur di Sungai Kalimas Surabaya Berhasil Dievakuasi

Pemkot kemudian memfasilitasi rujukan ke RSWN agar korban mendapatkan perawatan intensif. 

Berdasarkan pemeriksaan, korban mengalami luka bakar sekitar 30 persen di lengan kanan hingga punggung. “Makanya kita evakuasi karena takutnya luka rentan dengan bakteri dan virus,” ujarnya. (kmp/nur)

Editor : Nurista Purnamasari
#bocah smp dibakar paman #semarang #pembakaran #jawa tengah #siswi smp