RADAR SURABAYA – Pondok Pesantren Lirboyo, Kota Kediri, Jawa Timur, masih menunggu keputusan resmi dari Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) terkait usulan sebagai tuan rumah Muktamar ke-35 NU.
Meski belum ada penetapan, pihak pesantren menyatakan siap jika dipercaya mengemban amanah tersebut.
Juru bicara Pondok Pesantren Lirboyo, KH Abdul Muid Shohib, mengatakan keputusan final masih menunggu hasil konferensi besar PBNU yang dijadwalkan berlangsung pada April 2026.
“Keputusan resmi tentu kita semua menunggu hasil dari konferensi besar yang menurut informasi akan dilaksanakan pada bulan April ini,” ujarnya di Kediri, Jumat (10/4).
Baca Juga: Harga Emas Hari Sabtu 11 April Kompak Naik! Antam Tembus Rp2,9 Juta, UBS dan Galeri24 Ikut Meroket
Belum Ada Permintaan Resmi dari PBNU
Ia menjelaskan hingga saat ini belum ada permintaan resmi dari PBNU terkait penunjukan Lirboyo sebagai lokasi Muktamar ke-35 NU. Karena itu, pembahasan internal juga belum dilakukan secara khusus.
“Sampai saat ini, karena belum ada permintaan resmi, pihak Lirboyo juga belum pernah secara khusus membahas hal tersebut dalam forum internal,” katanya.
Meski demikian, Lirboyo menyambut baik usulan sejumlah pihak yang mendorong pesantren tersebut menjadi tuan rumah agenda besar organisasi Islam terbesar di Indonesia itu.
Lirboyo Siap Jika Ditunjuk
Pihak pesantren menegaskan kesiapan penuh apabila nantinya resmi ditunjuk oleh PBNU.
Menurutnya, Lirboyo memiliki pengalaman sebagai tuan rumah Muktamar NU pada 1999 serta dukungan fasilitas yang dinilai memadai.
“Apabila nantinya benar-benar ditunjuk dan dipercaya, insyaallah Lirboyo siap untuk melaksanakan amanah tersebut,” ujar Abdul Muid.
PBNU Fokus Konsolidasi Jelang Muktamar
Di sisi lain, PBNU saat ini masih melakukan konsolidasi organisasi dan verifikasi kepengurusan menjelang pelaksanaan Muktamar ke-35 NU yang direncanakan pada pertengahan 2026.
Baca Juga: Yamaha STSJ Dukung Pengembangan Talenta Digital SMK Lewat LKS Dikmen XXXIV Jatim 2026
Sekretaris Jenderal PBNU masa khidmat 2022–2027, Saifullah Yusuf atau Gus Ipul, menyebut persiapan juga mencakup silaturahmi dengan para kiai sepuh di berbagai pesantren di Jawa Timur untuk memohon doa restu.
“Setelah itu, saya biasanya akan lanjut sowan pada beberapa ulama, khususnya kiai-kiai sepuh seperti ke Ploso, Lirboyo, Kiai Hamid Pasuruan, Kiai Fuad Sidogiri, dan beberapa lagi yang lain,” ujarnya.
Lokasi Muktamar Masih Dibahas
Hingga kini, lokasi pelaksanaan Muktamar ke-35 NU masih belum diputuskan. PBNU menyebut berbagai opsi masih dikaji, baik di wilayah Jawa maupun luar Jawa melalui mekanisme organisasi.
Editor : Rahmat Adhy Kurniawan