Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Satgas RAFI 2026 Pertamina Patra Niaga Resmi Ditutup, Konsumsi BBM di Jatim Naik 19 Persen

Abdullah Munir • Senin, 6 April 2026 | 09:10 WIB
Pertamina Patra Niaga mencatat kenaikan konsumsi BBM hingga 19% di Jawa Timur selama Satgas RAFI 2026. (Pertamina Patra Niaga)
Pertamina Patra Niaga mencatat kenaikan konsumsi BBM hingga 19% di Jawa Timur selama Satgas RAFI 2026. (Pertamina Patra Niaga)

RADAR SURABAYA - Pertamina Patra Niaga resmi menutup pelaksanaan Satuan Tugas Ramadan dan Idul Fitri (Satgas RAFI) 2026 pada Rabu (1/4).

Selama masa tugas, Jawa Timur menjadi salah satu wilayah dengan lonjakan konsumsi energi tertinggi, terutama pada produk BBM. 

Peningkatan ini mencerminkan tingginya mobilitas masyarakat selama arus mudik dan balik Idul Fitri.

Baca Juga: Teka-Teki Fenomena Langit Viral di Lampung, Ternyata Bekas Roket China

Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Iwan Yudha Wibawa, mengungkapkan bahwa konsumsi BBM jenis Gasoline di Jawa Timur naik 19% dibandingkan kondisi normal. 

Selain itu, LPG meningkat 6,2% dan Avtur 13%. Sementara itu, konsumsi Gasoil justru menurun seiring berkurangnya aktivitas industri selama libur panjang. 

“Terima kasih sebesar-besarnya kami ucapkan kepada seluruh stakeholders, baik dari unsur Pemerintah Daerah, TNI, Polri, Hiswana Migas, serta rekan-rekan media. Apresiasi juga saya sampaikan kepada seluruh tim Pertamina yang siaga penuh, serta keluarga mereka yang turut mendukung kelancaran operasional selama masa Satgas,” ujarnya.

Baca Juga: Antisipasi Long Weekend Perayaan Paskah, Pertamina Patra Niaga Tambah Lebih Dari 700 Ribu Tabung LPG 3 Kg di Jawa Timur

Sementara itu, Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Ahad Rahedi, menambahkan bahwa stok BBM, LPG, dan Avtur selama masa Satgas terjaga dengan ketahanan 8 hingga 15 hari tergantung produk dan wilayah. 

Infrastruktur distribusi di Jawa Timur juga dipastikan siap melalui pengoperasian 6 Terminal BBM, 1.016 SPBU, 33 SPBUN, 969 Agen LPG, dan 6 Aviation Fuel Terminal, dengan sistem monitoring aktif 24 jam penuh.

Peningkatan konsumsi energi menunjukkan tingginya aktivitas perjalanan selama Ramadan dan Idul Fitri, sekaligus menegaskan peran Pertamina dalam menjaga pasokan energi agar tetap aman.

Baca Juga: Harga Emas Hari Senin 6 April Stabil, Simak Daftar Terbaru UBS, Antam, dan Galeri24

Selain menjaga distribusi, Pertamina menghadirkan layanan tambahan berupa Serambi MyPertamina di SPBU KM 66A Malang-Pandaan dan Bandara Juanda. 

Fasilitas ini menyediakan area beristirahat, nursery, barbershop, mini klinik, area bermain anak, porter gratis, serta promo tukar poin MyPertamina dengan merchandise

Kehadiran Serambi MyPertamina menjadi daya tarik tersendiri bagi pemudik dan masyarakat Jawa Timur.

Ahad Rahedi menegaskan bahwa hasil evaluasi Satgas RAFI 2026 akan menjadi landasan untuk menyempurnakan strategi distribusi energi ke depan. 

Baca Juga: Rebut 2.110 Kursi! SNBT ITS 2026 Jadi Jalur Paling Besar, Daftar Ditutup 7 April

“Kami akan terus meningkatkan keandalan layanan, terutama untuk wilayah-wilayah dengan tantangan geografis dan lonjakan konsumsi, agar kebutuhan energi masyarakat senantiasa terpenuhi,” tutupnya. (nir/nur)

Editor : Nurista Purnamasari
#konsumsi bbm #avtur #idul fitri #Satgas RAFI 2026 #Pertamina Patra Niaga