RADAR SURABAYA - Insiden pelajara terseret ombak saat berenang di pantai kembali terjadi. Kali ini tragedi tersebut terjadi di Pantai Cemara, Kecamatan Cidaun, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Minggu (5/4).
Tiga pelajar asal Kecamatan Pasirkuda terseret ombak saat berenang tanpa alat keselamatan.
Satu orang dilaporkan meninggal dunia, sementara dua lainnya berhasil diselamatkan dan masih menjalani perawatan medis.
Baca Juga: Presiden Donald Trump Dilarikan ke RS Usai Jet F15 di Tembak Iran, Ini Penjelasan Gedung Putih
Camat Cidaun, Gagan Rusganda, menjelaskan bahwa ketiga korban yakni MMH, 16, AMF, 16, dan MF, 18, sebelumnya menginap di lokasi wisata dengan mendirikan tenda.
“Ketiganya berenang pada Minggu pagi tanpa menggunakan alat keselamatan, sebelum akhirnya terseret gelombang dan tenggelam,” ujarnya.
Petugas gabungan dari Satpolairud Polres Cianjur, BPBD, aparat kecamatan, serta relawan segera melakukan pencarian setelah menerima laporan warga.
Baca Juga: Suhu Kawah Naik Mencapai 464°C, Pendakian Gunung Slamet Ditutup Mulai Hari Ini
“Aparat Kecamatan Cidaun dan pengelola tempat wisata Ciwidig-Cemara berkoordinasi dengan Satpolairud Polres Cianjur, dan relawan BPBD Cianjur, melakukan pencarian setelah mendapat laporan tiga orang pelajar tenggelam,” kata Gagan.
Dua korban, AMF dan MF, ditemukan dalam kondisi tidak sadarkan diri lalu dilarikan ke Puskesmas Cidaun. Sementara MMH ditemukan meninggal dunia tidak jauh dari lokasi kejadian.
Jenazah sempat dibawa ke puskesmas untuk visum sebelum diserahkan kepada keluarga.
Baca Juga: Masih Batas Aman, Pemprov Jatim Jamin Tak Ada PHK PPPK
“Dua orang korban selamat hingga Minggu petang masih menjalani perawatan dengan kondisi mulai membaik,” tambah Gagan.
Pihak kecamatan mengimbau masyarakat agar lebih waspada saat berkunjung ke pantai selatan Cianjur.
“Kami menempatkan petugas gabungan saat libur panjang akhir pekan guna membantu balawisata mengimbau wisatawan tidak mendekati bibir pantai atau berenang karena gelombang tinggi dapat terjadi setiap saat,” tegas Gagan. (cnn/nur)
Editor : Nurista Purnamasari