Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Suhu Kawah Naik Mencapai 464°C, Pendakian Gunung Slamet Ditutup Mulai Hari Ini

Nurista Purnamasari • Minggu, 5 April 2026 | 19:13 WIB
Gunung Slamet menunjukkan peningkatan aktivitas dengan naiknya suhu kawah hingga 464°C. (Instagram/@naufal.hamidy)
Gunung Slamet menunjukkan peningkatan aktivitas dengan naiknya suhu kawah hingga 464°C. (Instagram/@naufal.hamidy)

RADAR SURABAYA - Pendakian Gunung Slamet di Kabupaten Banyumas dan sekitarnya resmi ditutup mulai hari ini, Minggu (5/4). Keputusan ini diambil setelah hasil pemantauan menunjukkan adanya peningkatan suhu kawah yang signifikan dan dinilai berpotensi memicu erupsi.

Penutupan pendakian di semua jalur dilakukan sebagai langkah mitigasi demi keselamatan pendaki. 

“Karena ada peningkatan suhu di kawah yang signifikan, jadi itu berpotensi untuk erupsi. Demi keamanan pendaki, kami memutuskan untuk penutupan pendakian,” ujar Supervisor Site Gunung Slamet Perhutani Alam Wisata Wilayah Barat, Sugeng Utomo.

Baca Juga: Gunung Semeru Kembali Erupsi, Awan Panas Meluncur Sejauh 3 Kilometer

Sugeng menegaskan bahwa penutupan berlaku untuk seluruh jalur pendakian, termasuk jalur via Kaliwadas yang sebelumnya masih dibuka. 

“Seluruhnya lingkar Slamet ditutup. Kemarin ada yang via Kaliwadas juga sudah tutup. Tadinya mereka mau tetap buka, tapi akhirnya ikut ditutup,” katanya.

Sugeng mengatakan sebelumnya sempat ada pendaki yang sudah mencapai Pos 5. Namun dengan adanya perluasan radius aman hingga 3 kilometer dari kawah, aktivitas pendakian tidak lagi diperbolehkan.

Baca Juga: Viral! Tragedi Hajatan di Purwakarta Berakhir Kematian, Pemilik Acara Meninggal Dikeroyok Preman

“Statusnya masih di Level II atau waspada. Yang lainnya normal, tapi memang suhunya yang naik,” jelasnya. 

Berdasarkan data, suhu kawah melonjak drastis dari 411,2°C pada 3 April menjadi 464°C pada 4 April, jauh di atas kondisi normal yang biasanya di bawah 200°C.

Lonjakan suhu kawah menjadi alarm penting bahwa aktivitas vulkanik bisa berubah sewaktu-waktu.

Baca Juga: Masih Batas Aman, Pemprov Jatim Jamin Tak Ada PHK PPPK

“Itu cukup signifikan, karena biasanya suhu stagnan. Normalnya di bawah 200 derajat Celsius, tapi ini naik drastis sejak Jumat tanggal 3," kata dia.

Hingga Minggu pagi, kepulan asap putih masih terlihat dari kawah Gunung Slamet. Pihak pengelola pun masih menunggu perkembangan lebih lanjut sebelum membuka kembali jalur pendakian.

"Kita ambil amannya, kalau sudah di bawah 200 derajat Celsius nanti baru dibuka kembali. Sambil menunggu informasi resmi," ujar dia.

Sugeng mengingatkan calon pendaki agar menunda rencana perjalanan dan tidak mencoba jalur alternatif yang tidak resmi. 

Baca Juga: Tanda Solidaritas Gereja, Paus Leo XIV Pimpin Jalan Salib di Colosseum Roma

“Untuk calon pendaki, sebaiknya di-cancel dulu sambil menunggu perkembangan penurunan suhu. Jangan nekat mencari jalur tidak resmi,” tegasnya. (net/nur)

Editor : Nurista Purnamasari
#pendakian Gunung Slamet ditutup #suhu kawah naik #aktivitas vulkanik #banyumas #gunung slamet