RADAR SURABAYA - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 8 Surabaya memproyeksikan akan melayani 5.310 penumpang di wilayah Malang Raya pada hari kedua masa Angkutan Lebaran 2026. Jumlah tersebut terdiri dari 3.285 penumpang naik dan 2.025 penumpang turun di sejumlah stasiun di wilayah Malang Raya.
Manajer Humas KAI Daop 8 Surabaya Mahendro Trang Bawono mengatakan bahwa sejak awal masa Angkutan Lebaran, mobilitas masyarakat yang menggunakan transportasi kereta api mulai menunjukkan peningkatan.
“Pada hari kedua masa Angkutan Lebaran 2026, KAI Daop 8 Surabaya memproyeksikan akan melayani sekitar 5.310 pelanggan di wilayah Malang Raya. Jumlah ini masih bersifat dinamis dan diperkirakan akan terus bertambah hingga malam hari seiring dengan keberangkatan kereta api yang masih berlangsung,” ujar Mahendro.
Hingga 12 Maret 2026, penjualan tiket kereta api jarak jauh dari wilayah Malang tercatat telah mencapai 61.254 tiket atau sekitar 45 persen dari total kapasitas 136.045 tempat duduk yang disediakan untuk periode keberangkatan 11 Maret hingga 1 April 2026.
Dari data pemesanan tersebut, Stasiun Malang menjadi stasiun dengan jumlah pemesanan tertinggi dengan 51.059 tiket. Selanjutnya disusul Stasiun Kepanjen sebanyak 4.608 tiket, Stasiun Malang Kota Lama sebanyak 3.545 tiket, serta Stasiun Lawang dan Stasiun Sumberpucung yang secara total mencatat 2.042 tiket.
Sebagai upaya mendukung mobilitas masyarakat pada masa Lebaran, pemerintah juga menghadirkan program diskon tiket sebesar 30 persen untuk kereta api kelas ekonomi komersial pada periode 14 hingga 29 Maret 2026. Di wilayah Malang Raya, tersedia 46.848 tiket diskon, dan hingga saat ini 31.663 tiket atau sekitar 67 persen telah terjual. Dengan demikian, masih terdapat 15.185 tiket diskon yang dapat dimanfaatkan masyarakat.
Mahendro menjelaskan bahwa program ini diharapkan dapat memberikan alternatif perjalanan yang lebih terjangkau bagi masyarakat yang ingin mudik menggunakan kereta api.
“Program diskon ini menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk memperoleh tiket kereta api dengan harga yang lebih ekonomis, sekaligus tetap menikmati layanan transportasi yang aman, nyaman, dan tepat waktu,” jelasnya.
Berdasarkan data penjualan sementara, 17 hingga 19 Maret 2026 diperkirakan akan menjadi periode puncak arus mudik di wilayah Daop 8 Surabaya, termasuk di wilayah Malang Raya. (*)
Editor : Lambertus Hurek