RADAR SURABAYA - Dalam rangka mendukung kelancaran arus mudik Lebaran 2026, pemerintah bersama operator jalan tol resmi membuka enam ruas tol fungsional secara gratis.
Kebijakan ini berlaku sepanjang periode libur Idul Fitri dan diharapkan mampu mengurangi kepadatan lalu lintas di jalur utama Trans Jawa dan Trans Sumatera.
Sebanyak enam ruas tol dengan total panjang 198 kilometer dibuka gratis:
- Tol Sigli–Banda Aceh Seksi 1 (23,9 km, Trans Sumatera, dikelola Hutama Karya)
- Tol Palembang–Betung Seksi 1 dan 2 (53,6 km, Trans Sumatera)
- Tol Jakarta–Cikampek II Selatan (54,75 km, Trans Jawa, dikelola Jasa Marga)
- Tol Jogja–Bawen (4,85 km, Trans Jawa)
- Tol Jogja–Solo (11,48 km, Trans Jawa)
- Tol Probolinggo–Banyuwangi Tahap I (49,68 km, Trans Jawa)
Direktur Utama Jasa Marga, Rivan A Purwantono, menjelaskan tujuan pembukaan tol gratis ini adalah mengurangi kepadatan dan beban jalan utama.
“Untuk fungsional gratis, pembukaan tol dilakukan guna membantu distribusi lalu lintas, terutama di titik-titik pertemuan arus kendaraan yang selama ini kerap menjadi sumber kepadatan,” ujarnya, Jumat (27/2).
Selain memperlancar arus mudik, kebijakan ini juga memberi kesempatan bagi pemudik untuk menekan biaya perjalanan dan lebih fleksibel mengatur jadwal keberangkatan.
Untuk mendukung kelancaran mudik, pemerintah menyiapkan 136 rest area, 189 Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU), dan 539 gerbang tol.
Pengguna jalan tol tetap diimbau mematuhi rambu lalu lintas. Batas kecepatan maksimal di ruas tol fungsional ditetapkan 60 km per jam.
Selain itu, pemudik diminta memastikan saldo uang elektronik mencukupi sebelum memasuki gerbang tol agar perjalanan lebih lancar.
Pembukaan enam ruas tol gratis sepanjang 198 km menjadi langkah strategis pemerintah dalam mengantisipasi lonjakan arus mudik Lebaran 2026.
Selain memperlancar distribusi kendaraan, kebijakan ini juga menekan biaya perjalanan dan menjaga kelancaran lalu lintas di jalur utama. (net/nur)
Editor : Nurista Purnamasari