RADAR SURABAYA – Persebaya Surabaya kembali menelan kekalahan dalam lanjutan Super League musim 2025/2026.
Bertandang ke markas Persijap Jepara di Stadion Gelora Bumi Kartini, Sabtu (21/2) malam, Green Force takluk dengan skor 1-3.
Hasil ini menjadi kekalahan kedua Persebaya setelah sebelumnya mencatatkan 13 pertandingan tanpa terkalahkan. Pada pekan ke-21, Bajul Ijo juga harus mengakui keunggulan Bhayangkara Presisi Lampung FC saat bermain di Stadion Gelora Bung Tomo.
Jalannya Pertandingan Persijap Jepara vs Persebaya Surabaya
Sejak peluit awal dibunyikan, Persebaya tampil agresif. Anak asuh Bernardo Tavares langsung mengambil inisiatif serangan melalui pergerakan
Francisco Moreira, Milos Raickovic, dan Bruno Moreira. Dominasi penguasaan bola terlihat dalam 10 menit pertama laga.
Namun, keasyikan menyerang justru menjadi bumerang. Pada menit ke-32, Persijap sukses memanfaatkan skema serangan balik cepat.
Guarrotxena Vallejo mencetak gol pembuka dan membawa tuan rumah unggul 1-0 hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, Bernardo Tavares melakukan perubahan strategi. Rachmat Irianto dan Koko Ari dimasukkan untuk menambah daya gedor sekaligus menjaga keseimbangan lini tengah.
Persebaya sempat menciptakan sejumlah peluang emas, di antaranya melalui tendangan keras Gali Freitas dan kesempatan dari Francisco Rivera.
Namun, justru Persijap yang kembali mencetak gol pada menit ke-71 lewat aksi individu Alexis Gomes. Skor berubah menjadi 2-0.
Kartu Merah dan Drama Injury Time
Petaka datang pada menit ke-86 ketika VAR menangkap gerakan tangan Rachmat Irianto yang mengenai wajah pemain Persijap.
Wasit tanpa ragu mengeluarkan kartu merah langsung, membuat Persebaya harus bermain dengan 10 pemain.
Baca Juga: Jejak Pajak Delman di Kota Surabaya: Plombir Sudah Berlaku sejak Awal Abad 20
Meski kalah jumlah pemain, semangat Green Force tidak surut. Tekanan terus dilancarkan hingga akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-90+3. Bruno Moreira sukses mengeksekusi penalti dan memperkecil ketertinggalan menjadi 1-2.
Sayangnya, harapan bangkit pupus di masa injury time. Pada menit ke-90+11, Guarrotxena Vallejo kembali mencatatkan namanya di papan skor sekaligus memastikan kemenangan 3-1 bagi Persijap Jepara.
Evaluasi Persebaya Surabaya
Kekalahan ini menjadi alarm bagi Persebaya Surabaya dalam persaingan papan atas Super League 2025/2026. Konsistensi lini pertahanan dan efektivitas penyelesaian akhir menjadi pekerjaan rumah yang harus segera dibenahi jika ingin tetap bersaing di jalur juara.
Dengan hasil ini, Persijap Jepara sukses memanfaatkan laga kandang untuk mendulang tiga poin penting, sementara Persebaya harus segera bangkit pada pertandingan berikutnya.(sam)
Editor : Rahmat Adhy Kurniawan