RADAR SURABAYA – Harga emas batangan produksi UBS dan Galeri24 yang dipasarkan melalui Pegadaian kompak mengalami kenaikan pada Jumat pagi (20/2).
Berdasarkan laman resmi Sahabat Pegadaian yang dipantau pukul 07.27 WIB, harga emas UBS berada di level Rp2.965.000 per gram, sedangkan Galeri24 dipatok Rp2.946.000 per gram.
Kenaikan ini melanjutkan tren penguatan dibandingkan Kamis (19/2/2026). Sehari sebelumnya, emas UBS dibanderol Rp2.929.000 per gram dan Galeri24 Rp2.915.000 per gram.
Dengan demikian, harga emas UBS naik Rp36.000 per gram, sementara Galeri24 menguat Rp31.000 per gram dalam sehari.
Harga jual emas di Pegadaian dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti dinamika pasar global dan nilai tukar rupiah.
Rincian Harga Emas Galeri24
Produk emas Galeri24 tersedia dalam berbagai ukuran, mulai 0,5 gram hingga 1.000 gram (1 kilogram). Berikut daftar harga per Jumat (20/2):
0,5 gram: Rp1.545.000
1 gram: Rp2.946.000
2 gram: Rp5.821.000
5 gram: Rp14.448.000
10 gram: Rp28.819.000
25 gram: Rp71.660.000
50 gram: Rp143.206.000
100 gram: Rp286.271.000
250 gram: Rp713.920.000
500 gram: Rp1.427.839.000
1.000 gram: Rp2.855.676.000
Rincian Harga Emas UBS
Emas UBS dijual dalam ukuran 0,5 gram hingga 500 gram. Berikut daftar harga terbarunya:
0,5 gram: Rp1.603.000
1 gram: Rp2.965.000
2 gram: Rp5.883.000
5 gram: Rp14.537.000
10 gram: Rp28.922.000
25 gram: Rp72.163.000
50 gram: Rp144.029.000
100 gram: Rp287.946.000
250 gram: Rp719.651.000
500 gram: Rp1.437.613.000
Perbandingan dengan Harga Kemarin
Jika dibandingkan dengan Kamis (19/2):
UBS 1 gram: dari Rp2.929.000 menjadi Rp2.965.000 (naik Rp36.000).
Galeri24 1 gram: dari Rp2.915.000 menjadi Rp2.946.000 (naik Rp31.000).
Kenaikan ini menunjukkan sentimen positif di pasar emas domestik pada akhir pekan. Investor dan masyarakat yang ingin membeli emas sebagai
instrumen lindung nilai (safe haven) disarankan memantau pergerakan harga secara berkala karena fluktuasi dapat terjadi setiap saat.
Dengan tren kenaikan ini, emas kembali menjadi perhatian pelaku pasar sebagai aset investasi jangka panjang yang relatif stabil di tengah ketidakpastian ekonomi global.
Editor : Rahmat Adhy Kurniawan