Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Pemerintah Berikan Diskon 30 Persen Tarif Kereta Lebaran, KAI Daop 8 Surabaya Catat 115 Ribu Tempat Duduk Terjual

Rahmat Sudrajat • Rabu, 11 Februari 2026 | 14:53 WIB
Suasana di terminal penumpang Stasiun Surabaya Gubeng. (RAHMAT SUDRAJAT/RADAR SURABAYA)
Suasana di terminal penumpang Stasiun Surabaya Gubeng. (RAHMAT SUDRAJAT/RADAR SURABAYA)

RADAR SURABAYA - Sebagai bagian dari upaya pemerintah memperkuat stimulus ekonomi nasional Triwulan I 2026, transportasi publik dioptimalkan untuk menjaga kelancaran mobilitas masyarakat menjelang Idul Fitri. Kebijakan ini diposisikan sebagai instrumen strategis untuk mendukung aktivitas ekonomi dan memperluas pemerataan manfaat pembangunan selama periode mudik dan balik Lebaran.

Menindaklanjuti kebijakan tersebut, Daop 8 Surabaya telah menyiapkan segala sesuatunya untuk Angkutan Idul Fitri 2026, dengan fokus pada kapasitas, kelancaran perjalanan, dan implementasi kebijakan stimulus secara optimal.

Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono, menjelaskan kesiapan yang telah dipersiapkan. "Dalam mendukung kebijakan diskon stimulus 30 persen dari pemerintah, KAI Daop 8 Surabaya menyiapkan hampir 200 ribu tempat duduk selama masa Angkutan Lebaran yang dapat dimanfaatkan masyarakat melalui seluruh kanal resmi penjualan tiket KAI," katanya, Rabu (11/2).

Selain kapasitas reguler, pihaknya juga menyediakan lebih dari 90 ribu tempat duduk tambahan untuk mengantisipasi lonjakan permintaan. "Tiket kereta api tambahan mulai dapat dipesan melalui platform penjualan resmi KAI, termasuk aplikasi Access by KAI, pada 11 Februari 2026 mulai pukul 00.01 WIB," ujarnya

Hingga pukul 09.00 WIB pada hari Rabu ini, KAI Daop 8 Surabaya mencatat sebanyak 115.847 tiket kereta api jarak jauh reguler telah terjual untuk periode keberangkatan 11 hingga 28 Maret 2026. Volume pemesanan tertinggi tercatat pada tanggal 18 Maret dengan 12.386 tiket, diikuti oleh 19 Maret (11.433 tiket), 17 Maret (10.098 tiket), dan 24 Maret (9.009 tiket). Ketersediaan tiket masih terbuka untuk masyarakat yang merencanakan perjalanan dengan jadwal lebih fleksibel.

Relasi tujuan favorit sementara didominasi oleh Yogyakarta, Jakarta, Semarang, Bandung, dan Ketapang. Hal ini menegaskan peran strategis kereta api sebagai tulang punggung mobilitas antarkota selama periode mudik dan balik Lebaran.

Sebelumnya Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI Airlangga Hartarto menyampaikan arahan kebijakan pemerintah dengan memberikan diskon tarif transportasi. "Kami mengoptimalkan perjalanan masyarakat melalui diskon tarif transportasi pada periode libur Hari Besar Keagamaan Nasional, termasuk Idul Fitri. Tujuannya adalah meningkatkan mobilitas masyarakat, mendorong pariwisata, serta menjaga pertumbuhan ekonomi nasional," ujarnya.

Untuk moda kereta api, pemerintah menetapkan diskon tarif sebesar 30 persen bagi perjalanan pada periode 14 hingga 29 Maret 2026. Kebijakan ini bertujuan menjaga daya beli masyarakat sekaligus mengelola mobilitas nasional selama masa Lebaran. (*)

Editor : Lambertus Hurek
#tarif KA Lebaran #diskon tiket ka #stimulus ekonomi #pt kai daop 8 #tarif kereta api