RADAR SURABAYA - Aksi anarkis di lingkungan pendidikan kembali terjadi. Kali ini pelemparan bom molotov menggegerkan lingkungan SMP Negeri 3 Sungai Raya, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, Selasa (3/2).
Kepolisian bergerak cepat dan berhasil mengamankan terduga pelaku tak lama setelah kejadian.
Kapolsek Sungai Raya AKP Hariyanto melalui Kasubsi Penmas Polres Kubu Raya, Aiptu Ade, membenarkan peristiwa tersebut.
“Benar, telah terjadi dugaan pelemparan bom molotov di SMPN 3 Sungai Raya. Terduga pelaku sudah berhasil kami amankan untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan serta menjalani pemeriksaan lebih lanjut,” ujarnya.
Peristiwa itu sempat mengejutkan warga sekolah. Polisi memastikan tidak ada korban jiwa, meski satu pelajar terkena percikan benda dari molotov.
“Kejadian berlangsung secara tiba-tiba. Terduga pelaku datang ke lokasi sekolah dan melemparkan botol berisi bahan bakar yang disulut api ke arah area sekolah,” jelas Ade.
Beruntung api cepat ditangani pihak sekolah dan warga sehingga tidak merambat ke bangunan utama.
Personel Polsek Sungai Raya bersama Tim Inafis Satreskrim Polres Kubu Raya langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengamankan barang bukti, serta memasang garis polisi di sejumlah kelas.
Wakapolres Kubu Raya, Kompol Andri Syahroni, mengungkapkan bahwa pelaku yang diamankan merupakan siswa aktif kelas 9 di sekolah tersebut. “Terduga pelaku merupakan salah satu siswa aktif di sekolah,” katanya.
Polisi masih mendalami motif di balik aksi pelemparan bom molotov ini. “Sampai saat ini kami belum bisa memberikan informasi lebih, karena semua masih dalam proses penyidikan,” tambah Andri.
Ia juga mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum jelas kebenarannya.
Dengan diamankannya pelaku, kepolisian memastikan situasi di SMPN 3 Sungai Raya telah kembali kondusif.
“Terduga pelaku telah diamankan di Polres Kubu Raya. Saat ini terus dilakukan pendalaman,” terang Andri. (net/nur)
Editor : Nurista Purnamasari