Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Memiliki Hewan Peliharaan Dinilai Bantu Kesehatan Mental Manusia

Muhammad Firman Syah • Selasa, 3 Februari 2026 | 13:20 WIB

Seseorang akan lebih gembira dengan hewan peliharaan.
Seseorang akan lebih gembira dengan hewan peliharaan.

SURABAYA — Di tengah meningkatnya tuntutan sosial, stres, dan tekanan hidup modern, banyak orang mencari cara untuk menjaga kesehatan mental. Salah satu pendekatan yang kini banyak mendapat perhatian adalah peran hewan peliharaan dalam meningkatkan kesejahteraan psikologis manusia. Sejumlah penelitian ilmiah menunjukkan, memiliki hewan peliharaan dapat membantu menjaga kondisi mental tetap stabil.

Kesehatan mental mencakup kemampuan seseorang dalam mengelola stres, membangun relasi sosial, serta mempertahankan kualitas hidup yang baik. Berbagai studi mengungkapkan bahwa interaksi dengan hewan peliharaan, seperti anjing dan kucing, mampu memberikan dukungan emosional sekaligus hiburan.

Baca Juga: Fenomena Hustle Culture Membayangi Kesehatan Mental Gen Z

Salah satu penelitian yang banyak dikutip dipimpin Dr Takefumi Kikusui dari Universitas Azabu. Hasil riset tersebut menunjukkan, remaja yang memiliki anjing cenderung memiliki tingkat kesejahteraan mental yang lebih baik dibandingkan mereka yang tidak memelihara hewan. Kehadiran anjing dinilai membantu mengurangi rasa kesepian serta memperkuat koneksi sosial, baik dengan hewan itu sendiri maupun dengan lingkungan sekitar.

Manfaat serupa juga dirasakan oleh kelompok dewasa. Dalam beberapa studi, responden mengaku tingkat stres mereka menurun setelah berinteraksi dengan hewan peliharaan usai menjalani aktivitas kerja yang melelahkan. Aktivitas sederhana seperti memberi makan, mengelus, atau bermain dengan hewan peliharaan dapat memicu pelepasan hormon oksitosin yang berkaitan dengan perasaan rileks dan nyaman.

Baca Juga: Indonesia Darurat Kesehatan Mental, 15,5 Juta Remaja Alami Gangguan

Meski demikian, para peneliti mengingatkan bahwa dampak hewan peliharaan terhadap kesehatan mental tidak selalu seragam. Sebuah meta-analisis yang melibatkan ribuan responden di berbagai negara menemukan bahwa kepemilikan hewan peliharaan tidak selalu berkorelasi langsung dengan penurunan risiko depresi.

Dalam analisis tersebut, pemilik kucing bahkan menunjukkan kecenderungan risiko depresi sedikit lebih tinggi dibandingkan pemilik anjing atau mereka yang tidak memelihara hewan. Peneliti menilai, faktor lain seperti kepribadian, dukungan sosial, dan kondisi kehidupan sehari-hari turut memengaruhi kesehatan mental seseorang.

Di sisi lain, manfaat hewan peliharaan juga dirasakan dalam lingkup keluarga. Keluarga yang memelihara hewan kerap melaporkan hubungan antaranggota yang lebih hangat. Aktivitas bersama, seperti berjalan sore bersama anjing atau merawat kandang, menjadi momen kebersamaan yang mempererat ikatan emosional.

Baca Juga: Self Reward, Cara Sederhana Menjaga Kesehatan Mental Tanpa Harus Mewah

Bagi anak-anak, kehadiran hewan peliharaan dinilai membantu perkembangan psikologis dengan menumbuhkan rasa tanggung jawab, empati, serta kemampuan memahami komunikasi nonverbal.

Di tengah tantangan kesehatan mental global, hewan peliharaan kerap hadir sebagai sumber kenyamanan dan stabilitas emosional. Meski bukan solusi tunggal, berbagai penelitian menunjukkan bahwa kehadiran hewan dalam kehidupan manusia dapat memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan kualitas hidup psikologis. (sry/fir)

Editor : M Firman Syah
#hewan #hewan peliharaan #Emosional #kesehatan mental #tekanan hidup