RADAR SURABAYA – Pelatih Persebaya Surabaya, Bernardo Tavares, mengaku kecewa setelah timnya hanya mampu bermain imbang 1-1 melawan Dewa
United dalam lanjutan kompetisi Liga 1 musim 2025/2026 di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Minggu (2/2) malam.
Hasil tersebut dinilai merugikan Persebaya karena tim berjuluk Bajul Ijo unggul jumlah pemain sejak awal babak kedua.
Namun, keunggulan itu gagal dimaksimalkan untuk mengamankan kemenangan di kandang sendiri.
“Kami hanya mendapatkan satu poin dan kehilangan dua poin di rumah. Artinya, kami harus bekerja lebih keras lagi ke depannya,” ujar Tavares dalam konferensi pers seusai pertandingan di Surabaya, Jawa Timur.
Pelatih asal Portugal itu menilai Persebaya seharusnya mampu tampil lebih efektif ketika menghadapi lawan dengan jumlah pemain lebih sedikit. Namun, ia menyoroti penurunan tempo sirkulasi bola yang terjadi pada babak kedua.
“Meski unggul jumlah pemain, kami tidak cukup pintar memindahkan bola dengan cepat. Sekarang kita bisa mengirim email dengan sangat cepat, tetapi para pemain justru membawa bola terlalu lama, seperti tukang pos,” kata Tavares.
Menurutnya, lambatnya aliran bola membuat lini pertahanan Dewa United memiliki cukup waktu untuk menutup ruang dan meredam serangan Persebaya. Situasi tersebut membuat tim kesulitan menciptakan peluang bersih di sepertiga akhir lapangan.
Sementara itu, kapten Persebaya Bruno Moreira juga mengakui hasil imbang ini tidak sesuai dengan target tim maupun harapan para pendukung setia Bonek.
“Ini bukan hasil terbaik. Kami bermain di kandang dan mengincar tiga poin. Kami harus menemukan cara yang lebih baik untuk mencetak gol ke depannya,” ujar Bruno.
Bruno juga memastikan dirinya tidak dapat tampil pada laga tandang melawan Bali United akibat akumulasi kartu kuning. Meski demikian, ia tetap memberikan dukungan penuh kepada rekan-rekannya.
“Saya mendoakan yang terbaik untuk tim agar bisa kembali meraih tiga poin pada pertandingan berikutnya,” tuturnya.
Hasil imbang ini membuat Persebaya harus segera berbenah agar tidak kehilangan momentum dalam persaingan papan atas Liga 1 musim ini, terutama saat menghadapi laga tandang krusial di pekan selanjutnya.(sam)
Editor : Rahmat Adhy Kurniawan