RADAR SURABAYA - Ledakan tabung gas elpiji 12 kilogram di sebuah rumah di Jalan Ratu Sianum, Kelurahan 3 Ilir, Kecamatan Ilir Timur II, Palembang, Sabtu (31/1) siang, menewaskan dua orang dan melukai tujuh lainnya.
Peristiwa ini memicu kepanikan warga sekitar karena suara ledakan terdengar keras hingga memecahkan kaca jendela rumah.
Korban meninggal dunia adalah Nyimas Dewi Rohayati, 33, istri pemilik rumah, serta Murni, 40, seorang asisten rumah tangga.
Sementara tujuh korban lainnya, termasuk seorang balita, mengalami luka bakar serius dan masih menjalani perawatan di rumah sakit.
Berdasarkan rekaman CCTV, kondisi rumah awalnya terlihat normal. Namun beberapa detik kemudian muncul nyala api dari dalam rumah disertai suara ledakan keras.
Seorang balita yang berada di luar rumah sempat masuk karena kaget, sebelum ledakan memecahkan kaca jendela depan.
“Suasana panik langsung terjadi, sejumlah wanita berlarian keluar rumah dengan tubuh dan pakaian rusak akibat terkena ledakan,” kata seorang saksi mata.
Kapolsek Ilir Timur II, Kompol M Ismail, menjelaskan bahwa seluruh korban luka bakar masih dirawat intensif. “Semua korban luka bakar lainnya masih dirawat di rumah sakit,” ujarnya, Minggu (1/2).
Ia menambahkan, hasil pemeriksaan sementara menunjukkan ledakan dipicu kebocoran gas elpiji 12 kg yang digunakan untuk memasak acara sedekah ruahan.
“Pemicu ledakan dan kebakaran tersebut berdasarkan informasi saksi adalah kebocoran gas elpiji 12 kg yang sedang digunakan untuk memasak,” jelasnya.
Adapun sembilan orang yang berada di dalam rumah saat kejadian adalah Nyimas Dewi Rohayati, 33, dan Murni, 40, yang meninggal dunia, serta Sumarni, 63, Umi, 54, Ria, 40, Sri Rahayu, 21, Weni, 40, S, 10 bulan, dan N, 2 tahun, yang mengalami luka bakar antara 20 hingga 80 persen.
“Korban langsung dibawa warga ke RS Pelabuhan Boom Baru untuk penanganan darurat,” tutup Ismail. (trn/nur)
Editor : Nurista Purnamasari