Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Lahan Rampung Dibebaskan, Flyover Taman Pelangi Surabaya Siap Dibangun

Dimas Mahendra • Kamis, 15 Januari 2026 | 19:56 WIB
ATASI KEMACETAN: Pembangunan Flyover Taman Pelangi Surabaya siap dilaksanakan dan ditargetkan selesai tahun depan.
ATASI KEMACETAN: Pembangunan Flyover Taman Pelangi Surabaya siap dilaksanakan dan ditargetkan selesai tahun depan.

RADAR SURABAYA - Pemerintah Kota Surabaya memastikan seluruh proses pembebasan lahan untuk pembangunan Flyover Taman Pelangi telah tuntas. Warga Kampung Taman Pelangi yang sebelumnya bermukim di lokasi tersebut sudah pindah setelah menerima ganti rugi melalui mekanisme konsinyasi terhadap 29 persil.

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, meninjau langsung pembongkaran bangunan bekas rumah warga pada Kamis (15/1) pagi.

Ia menegaskan seluruh bangunan akan diratakan maksimal dalam dua hari sebagai bagian dari percepatan pembangunan infrastruktur strategis.

“Alhamdulillah semua bangunan yang ada di Taman Pelangi ini sudah dikonsinyasi dan sudah menerima uang. Jadi hari ini kita tuntaskan perobohan untuk seluruh bangunan rumah. Karena insyaallah kemarin, Kementerian PU sudah merencanakan, jadi nanti segera disurvei dan pelaksanaannya akan dilakukan di tahun ini,” ujar Eri.

Proyek flyover ini akan dilaksanakan secara multiyears dengan anggaran sekitar Rp 400 miliar.
Pembangunan dijadwalkan berlangsung pada 2026–2027. Selain mengurai kemacetan, proyek juga diarahkan untuk mempercepat penanganan banjir dengan melebarkan saluran drainase yang selama ini belum optimal.

Eri menjelaskan bahwa pelebaran saluran drainase menjadi langkah penting agar aliran air lebih lancar.

“Dengan robohnya bangunan ini, maka untuk percepatan penanganan banjir, saluran yang ada akan kita lebarkan. Karena selama ini saluran yang ada tidak bisa loose (lancar), putus, patah, dan itu mempengaruhi laju air,” paparnya.

Ia menegaskan Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) Surabaya telah diinstruksikan untuk segera menyesuaikan kapasitas saluran.

“Sehingga secara otomatis nanti saya minta Kepala Dinas PU untuk membesarkan saluran sehingga airnya bisa los,” tuturnya.

Flyover Taman Pelangi direncanakan memiliki dua hingga dua setengah lajur dengan nilai proyek Rp 350–400 miliar. Proyek ini akan dibangun oleh Kementerian PU dan ditargetkan rampung pada awal 2027.

“Semoga dengan percepatan ini sudah bisa dikerjakan di triwulan kedua, atau akhir triwulan pertama. Sehingga bisa mengurangi kemacetan warga Kota Surabaya,” jelas Eri.

Ia menambahkan, desain flyover telah dibahas bersama Kementerian PU sejak tahun sebelumnya.

“Pada tahun kemarin sebelum pembongkaran, kami sudah berdiskusi dengan kementerian untuk menentukan desainnya. Hari ini adalah proses perencanaan sekaligus langsung bisa dilakukan pelelangan,” bebernya.

Proyek ini diharapkan mampu mengurai kemacetan di simpul Taman Pelangi sekaligus mempercepat penanganan banjir melalui pelebaran saluran drainase. (dim/nur)

Editor : Nurista Purnamasari
#kemacetan #surabaya #pembangunan #flyover taman pelangi #pembebasan lahan #Eri Cahyadi