RADAR SURABAYA - Cuaca di Kota Surabaya saat malam pergantian tahun dari 2025 menuju 2026 diperkirakan kurang bersahabat. Berdasarkan prakiraan cuaca BMKG, hujan dengan intensitas ringan hingga sedang berpotensi terjadi sejak sore hari dan semakin meningkat pada malam hari hingga dini hari.
Kondisi ini perlu menjadi perhatian masyarakat yang berencana merayakan malam tahun baru di luar rumah. Sejak sore hingga awal malam, sekitar pukul 17.00–19.00 WIB, Surabaya diprakirakan masih berada dalam kondisi berawan tebal dengan potensi hujan disertai petir di sejumlah wilayah.
Suhu udara berada pada kisaran 27–30 derajat Celsius dengan kelembapan tinggi mencapai 70–77 persen. Angin bertiup dari arah utara dengan kecepatan 8–10 kilometer per jam.
Memasuki malam hari, potensi cuaca ekstrem meningkat. Pada rentang waktu pukul 20.00–23.00 WIB, hujan disertai badai petir berpeluang terjadi, dengan intensitas hujan yang cenderung bertambah. Suhu udara turun hingga sekitar 23–26 derajat Celsius, sementara kelembapan udara meningkat hingga di atas 80 persen. Kecepatan angin juga berpotensi menguat hingga 16–18 kilometer per jam.
Saat memasuki detik-detik pergantian tahun, hujan diperkirakan masih berlangsung dan berlanjut hingga dini hari Kamis, 1 Januari 2026. Hujan sedang hingga ringan diprakirakan terjadi hingga pukul 02.00 WIB, kemudian berangsur melemah menjelang pagi.
Kondisi jalan yang licin, jarak pandang menurun, serta angin yang cukup kencang berpotensi mengganggu aktivitas masyarakat.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan, terutama bagi warga yang melakukan konvoi, pesta kembang api, atau aktivitas luar ruang saat malam tahun baru.
Pengendara diimbau untuk berhati-hati di jalan, mengurangi kecepatan, serta memperhatikan keselamatan diri dan orang lain guna mengantisipasi dampak cuaca buruk saat pergantian tahun. (*)
Editor : Lambertus Hurek