Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Gara-Gara Longsor dan Puting Beliung Indonesia Rugi Rp 22 Triliun Setiap Tahun

Nurista Purnamasari • Minggu, 23 November 2025 | 02:45 WIB

 

Ilustrasi tanah longsor.
Ilustrasi tanah longsor.

RADAR SURABAYA - Bencana alam di Indonesia menimbulkan kerugian besar hingga Rp 22 triliun setiap tahun. Deputi Bidang Pembangunan Kewilayahan Kementerian PPN/Bappenas, Medrilzam mengatakan, angka fantastis ini mencerminkan dampak serius terhadap infrastruktur, perekonomian, dan kehidupan masyarakat di daerah terdampak.

“Kerugiannya fantastis ada Rp22 triliun per tahun. Uang yang tidak sedikit, dampaknya lebih besar,” ungkap Medrilzam dikutip, Sabtu (22/11).

Medrilzam menjelaskan bahwa tanah longsor menjadi bencana paling dominan di Indonesia, mencapai hampir 34 persen dari total kejadian, disusul puting beliung 32 persen, angin kencang 12 persen, dan banjir sekitar 10 persen. Tingginya angka longsor menjadi alarm keras bagi pemerintah dan masyarakat.

Selain faktor cuaca ekstrem, kerusakan lingkungan dan luasnya lahan kritis turut memperparah kondisi.

Data Kementerian Kehutanan menunjukkan terdapat 12,3 juta hektare lahan kritis. Medrilzam menekankan pentingnya penanaman pohon sebagai mitigasi.

“Penanaman pohon adalah upaya kita mengembalikan suplai air dan memperkuat tanah menghadapi cuaca ekstrem,” ujarnya.

Kerugian akibat bencana alam di Indonesia yang mencapai Rp 22 triliun per tahun menjadi peringatan serius bagi pemerintah.

Kepedulian masyarakat dalam menjaga alam dapat memperbaiki kondisi lingkungan, mengurangi risiko banjir dan longsor, serta mendukung restorasi ekologis.

Dengan kolaborasi lintas pihak, upaya mitigasi ini diharapkan memberi dampak nyata bagi keberlanjutan lingkungan dan keselamatan masyarakat. (ant/nur)

Editor : Nurista Purnamasari
#Mitigasi Bencana #tanah longsor #bencana alam #banjir #puting beliung #kerugian