Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

I-Farm ITS Panen Melon Perdana, Teknologi Pertanian Cerdas Dorong Budidaya Masa Depan

Rahmat Sudrajat • Jumat, 21 November 2025 | 12:20 WIB
Panen melon perdana menggunakan Sistem Akuaponik Pintar (SIAP) dan I-Farm di kawasan Urban Farming ITS, Kampus ITS Sukolilo, Surabaya.
Panen melon perdana menggunakan Sistem Akuaponik Pintar (SIAP) dan I-Farm di kawasan Urban Farming ITS, Kampus ITS Sukolilo, Surabaya.

RADAR SURABAYA – Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) terus memperkuat transformasi pertanian berkelanjutan melalui pengembangan Sistem Akuaponik Pintar (SIAP) dan platform pertanian cerdas I-Farm.

Inovasi tersebut diperkenalkan bersamaan dengan panen melon perdana di kawasan Urban Farming ITS, Sukolilo, Surabaya, Kamis (20/11).

Wakil Rektor IV ITS, Prof. Ir. Agus Muhamad Hatta, M.Si., Ph.D., menjelaskan bahwa I-Farm merupakan sistem pertanian modern yang memadukan akuaponik, sensor pemantauan, serta pengelolaan data digital.

“I-Farm dirancang untuk menghadirkan budidaya yang lebih presisi, efisien, dan mudah dijangkau masyarakat,” ujarnya.

Saat ini, I-Farm difokuskan untuk mendukung riset dan edukasi budidaya tanaman dan ikan dalam satu ekosistem terpadu.

Platform tersebut memanfaatkan perangkat modular SIAP yang memungkinkan pengendalian dan pemantauan lingkungan tumbuh secara terukur.

“I-Farm dilengkapi sensor suhu, kelembapan, pH, dan kadar oksigen untuk memantau kondisi ekosistem secara real-time,” terang Guru Besar Teknik Fisika itu.

Sensor tersebut memastikan kualitas air, aliran nutrisi, dan kesehatan tanaman tetap berada pada kondisi ideal. “Pemantauan sistematis ini penting untuk menjaga stabilitas pertumbuhan tanaman,” tambahnya.

Seluruh data dalam sistem ini terhubung dengan platform cloud dan dianalisis menggunakan kecerdasan buatan.

Teknologi tersebut memberikan rekomendasi otomatis terkait penyiraman, pengaturan sirkulasi air, hingga pemberian pakan ikan.

“Integrasi ini membantu meningkatkan efisiensi dan mempermudah pengambilan keputusan,” jelasnya.

ITS menargetkan pengembangan I-Farm secara lebih luas dengan menambah unit SIAP serta memperbanyak jenis tanaman yang dapat dibudidayakan.

“Harapannya, I-Farm menjadi pusat riset pertanian cerdas di Indonesia,” kata Hatta.

Hasil inovasi tersebut ditunjukkan melalui panen perdana baby melon Sagami di area Urban Farming ITS.

“Panen ini menjadi bukti bahwa teknologi mampu meningkatkan mutu hasil pertanian,” tutupnya.(rmt) 

Editor : Rahmat Adhy Kurniawan
#Sistem Akuaponik Pintar #SIAP #Urban Farming ITS #institut teknologi sepuluh nopember (its)