Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Gunung Semeru Erupsi, Perjalanan Kereta di Daop 9 Jember Tetap Aman tapi Tetap Waspada

Lambertus Hurek • Kamis, 20 November 2025 | 20:17 WIB

 

Gunung Semeru sedang erupsi berat. (BNPB)
Gunung Semeru sedang erupsi berat. (BNPB)

RADAR SURABAYA - Perjalanan kereta api di wilayah Daerah Operasi 9 Jember, mulai Pasuruan hingga Banyuwangi, dipastikan aman setelah erupsi Gunung Semeru yang terjadi pada Rabu (19/11) sore. PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 9 Jember memastikan seluruh operasional kereta berjalan normal tanpa gangguan.

Manajer Hukum dan Humas PT KAI Daop 9 Jember Cahyo Widiantoro mengatakan bahwa pihaknya langsung mengerahkan petugas untuk melakukan pengecekan menyeluruh di jalur yang berdekatan dengan Gunung Semeru, khususnya lintas Jatiroto–Ranuyoso, Kabupaten Lumajang.

“Petugas KAI bergerak cepat melakukan pengecekan menyeluruh terutama pada lintas Jatiroto–Ranuyoso yang merupakan wilayah terdekat dari Gunung Semeru,” ujarnya di Jember, Kamis 20 November 2025.

Tim lapangan memeriksa jalur rel, jembatan, stasiun, hingga perlintasan sebidang untuk memastikan tidak ada material vulkanik yang mengancam keselamatan perjalanan kereta api. Dari hasil pengecekan, seluruh prasarana dinyatakan aman.

“Tidak ditemukan material vulkanik seperti abu atau pasir yang mengganggu jalur rel maupun persinyalan. Seluruh perjalanan KA, baik jarak jauh maupun komuter, beroperasi normal sesuai jadwal,” katanya.

Sebagai langkah antisipasi, KAI Daop 9 Jember meningkatkan patroli jalur serta menyiapkan alat pembersih jika sewaktu-waktu terjadi hujan abu vulkanik. Selain itu, perusahaan juga menempatkan AMUS (Alat Material Untuk Siaga) di Stasiun Probolinggo, Stasiun Klakah, dan Stasiun Jember untuk mempercepat penanganan apabila muncul gangguan prasarana.

Cahyo menegaskan bahwa keselamatan penumpang tetap menjadi prioritas utama. Hingga kini, jalur operasional tetap aman dari dampak erupsi.

“Petugas telah melakukan pemeriksaan menyeluruh, terutama di lintas Jatiroto–Ranuyoso yang paling dekat dengan Semeru. Tidak ditemukan material vulkanik yang mengganggu jalur. Seluruh perjalanan KA berjalan normal,” katanya.

KAI Daop 9 Jember juga terus berkoordinasi dengan BPBD, PVMBG, dan pemerintah daerah untuk memantau perkembangan aktivitas vulkanik Semeru secara real-time. Informasi terbaru akan segera disampaikan kepada masyarakat jika terdapat perubahan situasi.

“Kami mengapresiasi kepercayaan masyarakat dan berkomitmen memberikan layanan transportasi yang aman, nyaman, dan andal,” ujarnya. (*)

Editor : Lambertus Hurek
#Semeru Erupsi #pvmbg #amus #semeru meletus #KAI Daop 9 #gunung semeru