Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Viral! Pesepak Bola Bandung Rizky Nur Fadhilah Ternyata Pergi ke Kamboja atas Keinginannya, Bukan Korban TPPO

Nurista Purnamasari • Kamis, 20 November 2025 | 04:57 WIB

 

Pesepak bola asal Bandung, Rizky Nur Fadhilah.
Pesepak bola asal Bandung, Rizky Nur Fadhilah.

RADAR SURABAYA - Nama pesepak bola muda asal Bandung, Rizky Nur Fadhilah, sempat dikaitkan dengan isu Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) setelah keberangkatannya ke Kamboja.

Namun, klarifikasi terbaru menyebutkan bahwa Rizky bukanlah korban TPPO, melainkan pergi ke Kamboja atas keinginannya sendiri untuk meniti karier sepak bola.

Isu Rizky menjadi korban TPPO mencuat setelah sejumlah laporan menyebutkan adanya dugaan perekrutan pemain muda ke luar negeri secara ilegal.

Namun, hasil penelusuran menunjukkan bahwa keberangkatan Rizky ke Kamboja dilakukan secara sadar dan atas keputusan pribadi.

Rizky disebut ingin mencari pengalaman baru di luar negeri, khususnya di Kamboja yang tengah berkembang sebagai salah satu destinasi kompetisi sepak bola Asia Tenggara.

Keputusan ini diambil setelah ia merasa perlu memperluas kesempatan bermain dan meningkatkan kualitas kariernya.

Pihak keluarga juga menegaskan bahwa Rizky berangkat dengan sepengetahuan mereka.
Tidak ada indikasi paksaan atau eksploitasi yang mengarah pada tindak pidana perdagangan orang.

KBRI pertama kali menerima laporan dari keluarga Rizki melalui Hotline Perlindungan WNI pada 10 November 2025.

Namun, minimnya informasi yang didapatkan KBRI menyulitkan proses untuk mencari tahu keberadaan Rizki.

“KBRI terus menjalin komunikasi dengan keluarga sampai akhirnya RNF tiba secara mandiri di KBRI pagi ini," tulis keterangan KBRI Phnom Penh yang diunggah di situs Kementerian Luar Negeri Indonesia seperti dilihat, Rabu (19/11).

Sebagaimana informasi awal yang beredar menyebutkan Rizky menerima tawaran sebagai pemain sepak bola di Medan. Namun, tanpa diketahui sebabnya remaja tersebut menyasar sampai ke Kamboja.

Petugas KBRI Phnom Penh lalu melakukan pendalaman terhadap Rizky hari ini. Rizky mengaku sedari awal telah mengetahui akan bekerja di Kamboja usai mendapatkan informasi lowongan di media sosial.

"Setelah dilakukan pendalaman oleh pihak KBRI dengan RNF, didapatkan informasi bahwa yang bersangkutan sejak awal mengetahui akan bekerja di Kamboja, namun tidak menginfokan keluarganya," tulisnya.

Tidak ada kekerasan fisik saat Rizky wawancara di kantor sindikat penipuan daring di kota Sihanoukville. KBRI Phnom Penh menyimpulkan Rizky tidak terindikasi korban perdagangan orang.

Seorang pejabat dari otoritas terkait menyampaikan bahwa klarifikasi ini penting untuk meluruskan informasi yang beredar.

“Rizky Nur Fadhilah bukan korban TPPO. Keberangkatannya ke Kamboja dilakukan atas keinginannya sendiri, dengan tujuan meniti karier sepak bola,” ujar sumber resmi yang enggan disebutkan namanya.

Kasus yang sempat menyeret nama Rizky Nur Fadhilah sebagai korban TPPO akhirnya diluruskan.

Pesepak bola asal Bandung itu pergi ke Kamboja atas keinginannya sendiri, bukan karena paksaan atau eksploitasi.

Klarifikasi ini sekaligus menegaskan bahwa tidak semua keberangkatan pemain muda ke luar negeri berkaitan dengan tindak pidana perdagangan orang. (net/nur)

Editor : Nurista Purnamasari
#tppo #kbri #bandung #pesepak bola #kamboja