Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Gubernur Jawa Timur Khofifah Gelar Misi Dagang di NTT, Transaksi Tembus Rp 1,75 Triliun

Lambertus Hurek • Kamis, 6 November 2025 | 23:37 WIB
Gubernur NTT Melki Laka Lena menyambut kedatangan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa di Kupang. (IST)
Gubernur NTT Melki Laka Lena menyambut kedatangan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa di Kupang. (IST)

RADAR SURABAYA – Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Melki Laka Lena menyambut kunjungan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dalam kegiatan Forum Misi Dagang dan Investasi Provinsi Jawa Timur–Provinsi NTT yang digelar di Kupang, Kamis (6/11).

“Selamat datang di Bumi Flobamorata, Gubernur Jawa Timur Ibu Khofifah Indar Parawansa dan seluruh rombongan. Senang rasanya bisa menerima kunjungan dalam kegiatan ini,” ujar Melki.

Ia menjelaskan, kegiatan tersebut bukan sekadar ajang transaksi, melainkan bentuk nyata sinergi dua provinsi dalam memperkuat konektivitas ekonomi Indonesia bagian barat dan timur. Tujuannya, meningkatkan volume perdagangan, memperluas wilayah dagang, serta menjaga pasokan antar daerah agar tidak terjadi kesenjangan pembangunan.

“NTT memiliki potensi besar di sektor kelautan, pertanian, dan perkebunan—mulai dari kemiri, kopra, hingga hasil laut. Sementara Jawa Timur adalah pusat logistik dan industri pengolahan. Produk dari NTT dapat diolah di Jatim untuk menembus pasar ekspor, sedangkan pasokan beras, ayam beku, telur tetas, dan pakan ternak dari Jatim memperkuat ekonomi masyarakat kita di NTT,” terang Melki.

Ia menegaskan, kerja sama ini ibarat rantai ekonomi yang saling menopang, bukan saling bersaing. “Dari laut hingga ladang, dari timur ke barat, kita bangun jembatan ekonomi yang adil dan berkelanjutan,” tambahnya.

Melki juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Jawa Timur karena nilai transaksi dagang yang dicapai kali ini merupakan yang tertinggi dari seluruh pelaksanaan misi dagang Jatim.

“Sesuai yang disampaikan Ibu Khofifah, dari 46 kali misi dagang yang dilakukan Pemerintah Provinsi Jawa Timur, transaksi dagang di Kupang kali ini menjadi yang tertinggi, mencapai Rp1,75 triliun hingga pukul 11.30 WITA. Ini menunjukkan besarnya potensi ekonomi yang bisa tumbuh antara Jawa Timur dan NTT,” ujarnya.

Selain itu, forum tersebut juga menghasilkan 10 perjanjian kerja sama (PKS) antar-organisasi perangkat daerah (OPD), 1 kerja sama dengan BUMD, serta 3 nota kesepahaman (MoU) dengan asosiasi pengusaha. Seluruhnya diharapkan memperkuat rantai pasok dan hilirisasi komoditas unggulan NTT.

“Mari bersama membangun NTT, membangun Jatim, dan membangun Indonesia. Dari Kupang untuk Nusantara—kita tumbuh bersama, maju bersama, dan sejahtera bersama,” pungkas Melki. (*)

Editor : Lambertus Hurek
#misi dagang khofifah #misi dagang #khofifah indar parawansa #gubernur jawa timur #kerja sama dagang jatim NTT