RADAR SURABAYA - Bentrokan antar mahasiswa kembali terjadi di lingkungan kampus Universitas Negeri Makassar (UNM). Insiden yang melibatkan mahasiswa dari Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (MIPA) serta Fakultas Teknik ini berlangsung di kawasan Kampus UNM Parangtambung, Jalan Daeng Tata Raya, pada Rabu (5/11) sekitar pukul 17.30 Wita. Akibat kejadian tersebut, lima unit sepeda motor dilaporkan hangus terbakar.
“Bentrok terjadi kurang lebih jam setengah enam sore. Ada lima motor terbakar, tapi belum bisa dipastikan apakah milik mahasiswa,” ujar Wakil Rektor III UNM, Arifin Manggau, dikutip dari Detikcom, Kamis (6/11).
Menurut Arifin, bentrokan berlangsung cepat dan bersifat spontan. Pihak kampus langsung berkoordinasi dengan aparat kepolisian untuk mengamankan situasi dan melakukan penyisiran di dua fakultas yang terlibat.
“Sudah ditangani kepolisian. Kami juga menyisir Fakultas MIPA dan Teknik untuk memastikan tidak ada lagi potensi bentrok susulan,” jelasnya.
Hingga saat ini, belum ada mahasiswa yang diamankan terkait insiden tersebut. Aparat kepolisian masih mendalami penyebab bentrokan dan mengidentifikasi pemilik kendaraan yang terbakar.
“Kami masih menunggu hasil penyelidikan. Apakah benar motor itu milik mahasiswa atau bukan,” tambah Arifin.
Insiden ini menambah daftar panjang konflik antar mahasiswa di lingkungan kampus yang seharusnya menjadi ruang akademik dan kolaboratif.
Menurut data dari Polrestabes Makassar, bentrokan mahasiswa di wilayah kampus UNM tercatat meningkat dalam dua tahun terakhir, terutama menjelang masa pemilihan organisasi kemahasiswaan.
Arifin menegaskan bahwa pihak kampus akan memperketat pengawasan dan mendorong dialog antar fakultas untuk mencegah konflik serupa.
“Ini harus jadi evaluasi bersama. Kampus bukan tempat tawuran, tapi ruang belajar dan tumbuh bersama,” tutup Arifin. (dtk/nur)
Editor : Nurista Purnamasari